Gempa Sulawesi Tengah
Sambil Tunggu Pesawat, Pengungsi Gempa Palu Tinggal Sementara di Lanud Sam Ratulangi Manado
Sejumlah pengungsi bencana Gempa Palu dan Donggala menggunakan lokasi Lanud Sam Ratulangi Manado sebagai tempat pengungsian sementara
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis
TRIBUN MANADO.CO.ID - Sejumlah pengungsi Gempa Palu dan Donggala menggunakan lokasi Lapangan Udara (Lanud) Sam Ratulangi sebagai tempat pengungsian sementara.
Mereka adalah pengungsi tujuan luar Manado yang transit di Manado.
Dwi salah satu pengungsi yang ditemui Tribun Manado Jumat siang di lokasi Lanud Sam Ratulangi Manado mengaku merasa nyaman berada di lokasi itu.
Baca: Ricardo Sengkeh, Karyawan Hotel Mercure Selamatkan 6 Rekannya Sebelum Meninggal saat Gempa Palu
Baca: Kesaksian Korban Gempa Palu, tak Mau Tinggalkan Istri Sudah Tertimbun Tanah, Selamat Berkat Doa Ibu
Baca: Kabar Gembira, Korban Gempa Palu Lahirkan Bayi Perempuan di Manado
"Banyak pepohonan hingga sejuk, ada makanan dan orangnya ramah ramah," kata dia.
Ratna juga bisa mandi disana. Ia sangat senang.
"Maklum saya sudah tiga hari tak mandi,' katanya.
Lokasi lanud yang berdampingan bandara sam ratulangi juga menguntungkan.
Mereka tak perlu takut ketinggalan pesawat "Jam tiga kami rencananya terbang ke ternate," kata dia.
Informasi yang dihimpun Tribun sebanyak 150 pengungsi tiba di Manado lewat hercules Jumat pagi.
Umumnya mereka akan ke luar daerah.
Beberapa di antaranya memang menuju rumah kerabatnya di Manado.
"Kami sebenarnya tujuan Makassar, tapi tadi pagi ditanya siapa mau ke Manado saya langsung angkat tangan, yang penting keluar dari palu dulu," kata Akmal seorang pengungsi.