Breaking News:

Pionir Operasi Plastik: Bagaimana Perang Dunia I Picu Prosedur Ini?

Berbicara tentang perkembangan operasi plastik tidak bisa dilepaskan dari masa Perang Dunia I.

Editor:
Letnan William M Spreckley, salah satu pasien operasi plastik Dr Gillies 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berbicara tentang perkembangan operasi plastik tidak bisa dilepaskan dari masa Perang Dunia I.

Ini karena keadaan perang membuat prosedur ini makin dibutuhkan.

Salah satu ahli bedah perintis operasi plastik pada masa Perang Dunia I adalah Dr Harold Gillies.

Dia mengembangkan beberapa teknik cangkok kulit pertama di dunia yang berhasil selama perang besar.

Mulanya, teknik Gillies dilakukan untuk mengobati tentara yang terluka parah dan cacat. Tujuannya adalah memungkinkan mereka bisa menjalani hidup sebagai warga sipil biasa.

Terhitung lebih dari 3.000 tentara mendapatkan wajahnya kembali berkat bantuan Gillies dan timnya.

Dalam laporanBBC, Rabu (21/12/2018), dr Andrew Bamji, dokter medis sekaligus mantan kurator dari Arsip Gillies menjelaskan bahwa ahli bedah tersebut membuat terobosan yang membuka jalan bagi operasi plastik modern.

Salah satu terobosan yang dilakukan Gillies adalah dengan membentuk tim multi-disiplin. Tim ini terdiri dari ahli bedah, perawat, dan seniman di Queen's Hospital, London tenggara.

Para seniman bertugas untuk mengambil gips wajah para tentara dan mencatat luka mereka dalam potret.

Selanjutnya, tim akan memperbaiki cedera dengan menggunakan cangkok jaringan kulit dan transplantasi tulang rusuk.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved