Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Memburu Dana dari Private Placement

Sejumlah perusahaan gencar melakukan aksi korporasi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
kontan
Pergerakan IHSG 

Jumlah pinjamannya nanti disesuaikan dengan nilai obligasi yang akan jatuh tempo. Yang pasti, nilai pinjamannya tidak lebih dari angka sekitar US$ 60 juta.

Namun, Arie belum bersedia merinci siapa bank yang bakal menjadi kreditur dan kapan dana tersebut bakal dicairkan. Yang terang, pinjaman harus sudah tersedia sebelum Desember 2018.

ANTM memilih pinjaman valuta asing lantaran biaya beban atau cost of fund yang harus ditanggung, terutama dari sisi bunga pinjaman, lebih murah. Meski begitu, pinjaman ini punya risiko paparan fluktuasi kurs.

"Semua tergantung strategi manajemen, dan masih ada kemungkinan penurunan nilai tukar (dollar AS)," jelas Arie saat ditanya terkait potensi risiko kurs.

William Surya Wijaya, Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas berpendapat, langkah ANTM memilih pinjaman dalam kurs dollar AS tak menjadi isu. Sebab, jika dihitung lebih jauh, cost of fund pinjaman asing ini memang bisa lebih murah. "Ini juga masih ditambah lagi dengan potensi turunnya nilai tukar dollar saat pinjamannya jatuh tempo," imbuh dia.

Risiko ANTM dari pinjaman dollar AS juga masih bisa dikompensasi oleh pendapatan dari penjualan ekspor ANTM. Di semester I-2018, total pendapatan ANTM Rp 11,81 triliun.

Dari jumlah ini, sebesar 57% atau setara Rp 6,69 triliun merupakan pendapatan dari pasar ekspor. "Pendapatan ekspor tersebut bisa menjadi cadangan kas dalam bentuk valas yang bisa dipakai untuk bayar utang" jelas Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada.

William masih bullish dengan saham ANTM. Dia merekomendasikan buy ANTM dengan target harga Rp 1.000 hingga akhir tahun. Kemarin, saham ANTM naik 15 poin ke level Rp 810 per saham.  (Willem Kurniawan Lombu/Intan Nirmala Sari

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved