Gempa Sulteng

JNE Kirim Tim Khusus ke Lokasi Bencana Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah

Julianus Barthen, Kepala Cabang JNE Manado, pasca-kejadian musibah bencana alam di Provinsi Sulteng pihaknya langsung mengerahkan tim medis

JNE Kirim Tim Khusus ke Lokasi Bencana Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah
Istimewa
JNE mengirim bantuan, tim medis serta tim khusus ke Palu, Donggala dan Sigi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Perusahan jasa pengiriman barang JNE cabang Manado dan Makassar menerjunkan puluhan personel untuk mencari karyawan JNE, yang tertimpa musibah bencana alam gempa bumi bermagnitudo 7.4 dan gelombang Tsunami di Sulawesi Tengah.

Selain itu menurut Julianus Barthen, Kepala Cabang JNE Manado, pasca-kejadian musibah bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala, Provinsi Sulteng pihaknya langsung mengerahkan tim medis.

"Terdiri dari satu orang dokter, dua perawat, satu supervisior JNE dan seorang driver sambil membawa bantuan obat-obatnya untuk satu bulan," kata Barthen kepada Tribun Manado, Kamis (4/10/2018).

JNE juga mengirimkan bantuan logistik yang diangkut tiga mobil truk serta, supervisior, tenaga operasional untuk back kantor yang terdampak di Palu serta driver serta bantuan Makanan, air minum, sabun, paakian, selimut, pembalut dan susu.

" Untuk barang-barang pengiriman sudah kami amankan, saat ini sedang didata. Kami belum melakukan pengiriman karena lokasi tujuan pengiriman masih status terdampak bencana," tambahnya.

JNE cabang Manado dan Makassar terjun bersama mengerahkan tenaga untuk melakukan pencarian 78 karyawan JNE Palu yang terdampak musibah bencana dibantuk petugas di lapangan.

Senin kemarin begitu masuk ke daerah bencana pihaknya berhasil mengevaluasi satu orang kepala cabang dan 10 karyawan.

"Kami terus masih mencari mencari keberadaan karyawan lainnya, hingga Kamis sore hari ini tinggal satu orang karyawan yang belum ditemukan," tambahnya.

Dalam melakukan pencarian, JNE menyitari 110 posko mencari satu demi satu karyawan yang menjadi korban bencana.

Akibat musibah bencana alam itu keluarga besar JNE berduka, dengan jatuhnya korban. Satu orang karyawan istri meninggal, satu karyawan tiga keluarga meninggal dan rumah luluh lantak, sisanya luka ringan dan satu orang sempat dirawat di rumah sakit .

Tim yang diterjunkan ke daerah bencana merupakan tim khusus JNE dibagi tiga grup untuk melakukan pencarian.

"Kendala yang dirasakan tim di lapangan adalah kesulitan suplai bahan bakar yang harus dipasok dari Luwuk, Gorontalo dan Manado serta makanan dan minuman," kata dia.

Jumat besok pihaknya akan memberangkatkan satu unit mobil truk dari Makassar berisi logistik, untuk korban bencana dan tim yang melakukan evakuasi. Dalam catatan JNE, hari pertama musibah, diterjunkan tenaga medis dan ada 50 pasien yang menjalani perawatan.

"Tujuan kenapa karyawan yang dicari, karena aset terbesar adalah karyawan apapun yang terjadi karyawan harus kami tau keberadaan. Kemudian misi kemanusian, bawa bantuan dan sambil cari bantuan sesuai jargon kami 'menghubungkan kebahagiaan'," tandasnya.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved