Tak Cuma di Indonesia, Ada Kota Bernama Ngawi di Selandia Baru
Kabupaten Ngawi dikenal sebagai satu kabupaten yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Selain kota nelayan, Ngawi ternyata juga menjadi destinasi wisata.
Setiap akhir pekan ada pendatang dan turis yang jumlahnya melebihi jumlah 30 penduduk permanen Ngawi.
Para pengunjung biasanya tinggal di bach milik warga setempat atau memilih bertenda.
Satu hal yang membuat Ngawi terisolasi adalah keadaan jalan pesisirnya yang berupa jalur kerikil dan tidak ada jembatan.
Baca: H-2 Pendaftaran CPNS 2018: Catat Jadwal Tiga Tahapan Seleksinya!
Setiap kali badai terjadi, akan ada aliran air yang memenuhi jalan pesisir tersebut.
Sehingga sulit untuk dilewati.
Di Ngawi juga tidak ada tenaga listrik, jadi penduduk hanya menggunakan generator.
Biasanya, penduduk memandikan anak-anak di luar rumah atau memanaskan air di bawah sinar matahari.
Keindahan lanskap Ngawi membuat orang sangat menyukai daerah itu.
Melansir laman newzealand.com, di jalan menuju Ngawi terdapat Putangirua Pinnacles yang menjadi pintu masuk ke Taman Hutan Aorangi.
Putangirua Pinnacles adalah tebing bebatuan karang yang terbentuk akibat angin dan hujan selama ratusan ribu tahun.
Untuk menikmati pemandangan dari Putangirua Pinnacles, traveler bisa berjalan ke platform menuju puncak atau menyusuri jalur di sepanjang alur sungai.
Selain Putangirua Pinnacles, ada beberapa spot wisata lain di seputaran Ngawi, melansir laman wairarapanz.com.
Seperti mercusuar Cape Palliser dan koloni anjing laut, Land Girl Pirinoa Coffee House, Ngawi Golf Course, Aorangi National Park.
Pengunjung juga bisa menyaksikan Big 3 Fishing Competition yang diadakan setiap musim panas, memancing di pantai, atau berselancar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pantai-di-ngawi-selandia-baru_20180917_134704.jpg)