Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

5 Sindikat Pembuat dan Penyebar Hoaks Kerusuhan di MK Diringkus Mabes Polri

Mabes Polri menggulung sindikat pembuat dan penyebar hoaks kerusuhan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Editor: Alexander Pattyranie
FACEBOOK
Anggota satu ormas berinisial SAA dan screenshot postingannya hoaks kerusuhan di Mahkamah Konstitusi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lima Sindikat Pembuat dan Penyebar Hoaks Kerusuhan di MK Diringkus Mabes Polri

Tim Mabes Polri menggulung sindikat pembuat dan penyebar hoaks kerusuhan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Lima orang kini ditahan yakni: SAA, anggota satu ormas, yang membuat bohong kerusuhan di Mahkamah Konstitusi (MK), agar netizen terprovokasi.

Selain itu, empat lagi diciduk menyebarkan video hoaks ini melalui media sosial Facebook pada Sabtu (15/09/2018).

SAA (Syuhada Al Aqse) ditangkap di sebuah warung kopi dekat kediamannya, daerah Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Minggu, 16 September 2018, sekitar pukul 02.55 WIB.

SSA, pria yang menyebarkan berita bohong mengenai kerusuhan di Mahkamah Konstitusi (MK), resmi ditahan.

"Iya (ditahan). Subjektifitas penyidik ya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Senin (17/09/2018).

Hoaks video unjuk rasa mahasiswa yang berakhir ricuh.

Argo menyebut SSA telah ditetapkan sebagai tersangka karena dua alat bukti yang diperoleh polisi telah memenuhi.

Argo menyebut, SSA memiliki tujuan untuk mengajak mahasiswa di Jakarta untuk berunjuk rasa.

Padahal, ia telah mengetahui bahwa video yang ia unggah di media sosial adalah video simulasi penanganan demo oleh kepolisian.

"Dengan adanya simulasi itu, oleh tersangka dibuat seolah-olah nyata, agar yang lain (benar-benar) ikut turun unjuk rasa," kata Argo.

Argo menjelaskan SAA mengunggah berita hoaks ini 14 September 2018 di akun facebook atas nama Syuhada Al Aqse diberi caption sebagai berikut:

"JAKARTA SUDAH BERGERAK, MAHASISWA SUDAH BERSUARA KERAS DAN PESERTA AKSI MENGUSUNG TAGAR #TurunkanJokowi MOHON DIVIRALKAN KARENA MEDIA TV DIKUASAI PETAHANA."

Anggota satu ormas berinisial SAA dan screenshot postingannya hoaks kerusuhan di Mahkamah Konstitusi
Anggota satu ormas berinisial SAA dan screenshot postingannya hoaks kerusuhan di Mahkamah Konstitusi (facebook)

Argo menjelaskan, padahal video tersebut sebenarnya adalah video simulasi yang dilakukan pihak kepolisian untuk menangani unjuk rasa yang dilakukan didepan gedung MK.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved