Lakukan Ini, Manajer Kantor Pos Terancam Dipecat

Otang kini berstatus tersangka dalam kasus pengiriman paket ganja ke Tangerang, Banten, dari Kantor Pos Banda Aceh, maka ia akan dipecat.

Lakukan Ini, Manajer Kantor Pos Terancam Dipecat
TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH
Gambar ini tidak ada sangkut pautnya dengan berita. gambar ini hanya mengambil contoh ilustrasi PT Pos Indonesia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meski PT Pos Indonesia (Persero) Banda Aceh telah lama menetapkan standar operasional prosedur (SOP) untuk setiap paket pengiriman yang mencurigakan.

Namun apa yang dilakukan oleh Otang Maruli Siregar selaku Manajer Pemasaran Kantor Pos Banda Aceh, membuat citra PT POS Indonesia jauh dari kata penetapan SOP.

Pasalnya, Otang terbukti telah meloloskan paket yang berisi ganja.

Otang  kini berstatus tersangka dalam kasus pengiriman paket ganja ke Tangerang, Banten, dari Kantor Pos Banda Aceh, maka ia akan dipecat.

“Untuk sanksinya, cukup berat bila Ontang terbukti terlibat dalam jaringan narkoba itu. Kasus-kasus seperti itu tidak dapat ditolerir dan konsekuensinya pecat,” tegas Kepala Kantor Pos Banda Aceh, Ahmad Saladin, kepada Serambi, Jumat (14/09/2018), menyikapi keterlibatan Manajer Pemasaran Kantor Pos Banda Aceh itu dalam jaringan narkoba dan ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, Senin (10/09/2018).

“Instruksi yang kami keluarkan di internal Kantor Pos Banda Aceh itu juga ada kaitannya dengan temuan security Bandara SIM, 19 April 2018 lalu berupa ganja kering 4 kg yang dikirim melalui loket Kantor Pos Pemeriksa (KPRK) Banda Aceh 23000. Sejak saat itu kami tegaskan setiap paket yang dicurigai wajib diperiksa kembali,” ungkap Ahmad.

Fakta itu menunjukkan komitmen pihaknya dalam memerangi narkoba, terutama untuk paket pengiriman yang dicurigai sebagai barang terlarang yang akan dikirim melalui Kantor PosBanda Aceh.

Bahkan, menurutnya, petugas sempat beberapa kali menemukan paket yang dikirimkan seseorang seperti ganja berhasil digagalkan, karena petugas loket memutuskan untuk membuka paket dan memastikan isi kiriman tersebut.

“Kami akan menghubungi BNNP Aceh bila ada temuan paket barang terlarang. Namun, kondisi yang kami hadapi saat ini, di mana seorang manajer Kantor Pos Banda Aceh terlibat dalam kasus ini betul-betul di luar dugaan kami sebagai kepala kantor. Kami sendiri sangat menyayangkannya,” ujar Ahmad.

Ia menyebutkan instruksi yang dikeluarkan itu dinilai tidak memberikan dampak apa-apa kepada Ontang. Padahal secara pribadi dan kinerja, Ontang dinilai pekerja keras dan berdedikasi tinggi.

Halaman
123
Editor: Indry Panigoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved