Menghindari Emiten Pengutang Dollar AS
Nilai tukar rupiah masih bergerak dalam tren melemah, diikuti oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga turun.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Infovesta Utama
Penawaran SUN Bisa Capai Rp 48 Triliun
Di tengah menanjaknya yield surat utang negara (SUN), pemerintah kembali melelang SUN pada Rabu (12/9) mendatang.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, dalam lelang kali ini, pemerintah menawarkan tujuh seri surat utang.
Target indikatif yang ditetapkan masih di kisaran Rp 10 triliun. Namun analis fixed income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra memperkirakan, penawaran yang masuk dalam lelang ini dapat mencapai Rp 48 triliun.
Walau tergolong jumbo, namun angkanya masih di bawah penawaran lelang SUN yang dilaksanakan pada 28 Agustus lalu, yang mencapai Rp 59,28 triliun. Kala itu, pemerintah tetap menyerap dana sesuai target maksimal, yaitu Rp 20 triliun.
Dari tujuh seri yang ditawarkan, ada dua seri anyar, yakni SPN03181213 dan SPN12190913. "Tawaran tujuh seri SUN ini bisa menarik minat investor karena membuat pilihannya menjadi lebih banyak," jelas dia, Jumat (7/9).
Selain ada seri baru, dalam lelang kali ini pemerintah juga membuka penawaran untuk SUN seri acuan yang memiliki tenor 10 tahun, yakni FR0064.
Menurut Made, walau biasanya banyak investor yang mengidolakan seri acuan, namun dengan kondisi pasar obligasi yang masih volatil saat ini, investor bakal lebih meminati seri SUN tenor yang lebih pendek.
"Di minggu ini kemungkinan banyak investor yang lebih tertarik pada tenor yang lebih pendek, seperti seri FR0063. Ini untuk mengurangi risiko yang masih ada di pasar obligasi," tambah Made.
Selain itu, pemerintah juga perlu memperhatikan penawaran yield yang masuk. Mengingat, posisi yield saat ini berada dalam tren kenaikan, setelah mendapat tekanan eksternal.
Asal tahu saja, yield untuk SUN acuan FR0064 sudah berada di level 8,4% per Jumat (7/9). Angka ini sudah jauh lebih tinggi ketimbang tengah pekan lalu yang masih di kisaran 7,8%.
Karena itu, jika tawaran yield tinggi, dikhawatirkan malah dapat menjadi beban bagi pemerintah saat melakukan pembayaran. (Venny Suryanto/Dimas Andi Shadewo)
Daftar SUN yang Dilelang Rabu (12/9)
Seri
Jatuh Tempo
Tingkat Kupon
SPN03181213
13 Desember 2018
Diskonto
SPN12190913
13 September 2019
Diskonto
FR0063
15 Mei 2023
5,625%
FR0064
15 Mei 2028
6,125%
FR0065
15 Mei 2033
6,625%
FR0075
15 Mei 2038
7,500%
FR0076
15 Mei 2048
7,3750%
Sumber : DJPPR Kementerian Keuangan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/petugas-menunjukkan-dollar-as-di-gerai-money-changer-di-jakarta-pusat_20180516_112228.jpg)