Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Minggu

Nyatakan Doa dan Harapan Hanya kepada Tuhan

Dalam tradisi agama Yahudi, anak-anak sama sekali dipandang sebelah mata dan tidak memiliki hak untuk menjadi anak-anak Allah.

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA
Pdt Arther Wuwung STh 

Renungan Minggu oleh:
Pdt Arther Wuwung STh

Markus 10:13-16

"10:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. 10:14 Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. 10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya. 10:16 Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka."

Dalam tradisi agama Yahudi, anak-anak sama sekali dipandang sebelah mata dan tidak memiliki hak untuk menjadi anak-anak Allah.

Pemahaman inilah yang Yesus gunakan untuk mengubah pandangan tersebut.

Jika para murid marah melihat orang-orang yang mengantarkan anak-anak mereka, kemungkinan besar kemarahan mereka ini didasarkan pada beberapa hal.

Di antaranya konsentrasi mereka terganggu; kedua, mereka tidak ingin Guru mereka direpotkan oleh anak-anak.

Ketiga anak-anak tidak memiliki hak untuk menjadi warga Kerajaan Allah.

Tapi sifat Yesus menunjukkan sebaliknya.

Ia membiarkan anak-anak itu datang kepada-Nya.

Yesus menjelaskan bahwa Kerajaan Allah justru tersedia bagi yang kecil bahkan yang terhina sekalipun.

Disini Yesus ingin menunjukkan kepada mereka bahwa yang beranggapan hanya orang-orang yang telah melaksanakan hukum taurat menurut pemahaman farisi sajalah yang berhak masuk Kerajaan Allah adalah keliru.

Karena tidak dipungkiri bahwa pemahaman seperti ini, masih ada yang meyakini.

Tapi Yesus menggunakan keberadaan anak-anak untuk menjelaskan tentang prinsip atau sikap spiritual yang harus orang-orang Kristen lakukan.

Lewat anak-anak Yesus mengajak kita untuk belajar dari kepolosan, keserdehanaan dan kesetiaan yang dimiliki anak-anak ketika menyambut Kerajaan Allah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved