Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Emisi Obligasi Turun hingga 50% per Juli

Nilai emisi obligasi menunjukkan penurunan. Menurut catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga minggu kelima Juli 2018,

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Nilai emisi obligasi menunjukkan penurunan. Menurut catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga minggu kelima Juli 2018, nilai emisi obligasi korporasi dan sukuk korporasi mengalami penurunan sebesar masing-masing 52,26% dan 30,15% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Rinciannya, penerbitan emisi obligasi korporasi turun dari Rp 150,21 triliun tahun lalu menjadi Rp 71,71 triliun tahun ini. Sementara, emisi sukuk korporasi turun dari sebelumnya Rp 6,50 triliun menjadi Rp 4,54 triliun.

Meski nilai emisi obligasi baru mengecil, BEI yakin perusahaan tidak akan membatalkan rencana penerbitan obligasi yang sudah ada.

Sesuai pipeline BEI, bakal ada tujuh perusahaan yang akan menerbitkan obligasi di semester dua tahun ini. "Sebagian prosesnya juga sudah berjalan," ujar I Gede Nyoman Yetna, Direktur BEI, Jumat (31/8).

Salah satu emiten yang berniat menerbitkan obligasi adalah PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA). Bank ini berencana meluncurkan obligasi subordinasi di September nanti.

Dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk meningkatkan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) serta penyaluran kredit.

"Angka pastinya masih dihitung, maksimal Rp 3 triliun. Sekarang masih tahap bookbuilding," ujar Hariyono kepada KONTAN.

Besaran kupon obligasi ini akan ditentukan setelah bookbuilding rampung.
Nyoman menuturkan, saat ini pihak BEI belum mendapatkan informasi mengenai pembatalan penerbitan obligasi. BEI juga akan fokus memenuhi target pipeline yang sudah ada.

Obligasi
Obligasi (afp)

7 Penerbit Obligasi Dalam Pipeline BEI

Emiten

- PT XL Axiata Tbk

- PT Jakarta Lingkar Baratsatu

- PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk

- PT Bank Mayapada Internasional Tbk

- PT Lontar Papyrus Puld & Paper Industry

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved