Begini Performans IHSG di Bulan Agustus
Perdagangan saham Agustus berakhir hari ini. Pada perdagangan terakhir bulan kedelapan, IHSG turun tipis 0,01% ke 6.018,48.
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) 2,89%
Top losers LQ45 terdiri dari:
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) -4,50%
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) -4,38%
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) -3,85%
Meski indeks mempersempit penurunan, asing mencatat penjualan bersih cukup besar, yakni Rp 420,88 di selurh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 172,6 miliar, AKRA Rp 139,7 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 74,3 miliar.
Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 67,4 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 32,6 miliar, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 31,4 miliar.
Tujuh saham merah, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (30 Agustus 2018)
Kamis (30/8) Bursa Efek Indonesia (BEI) terbenam ke area negatif lagi. Ketika bursa tutup lapak, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 46,19 poin (-0,76%), lalu mendarat di angka 6.018,96.
LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, turut ambrol. Turun 10,05 poin (-1,04%), LQ45 hinggap di 952,65.
Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), Waskita Karya Tbk (WSKT), dan Indika Energy Tbk (INDY) berada di posisi tiga pertama daftar saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan; masing-masing 4,30 kali, 4,42 kali, 5,16 kali. Posisi selanjutnya diisi oleh AKRA, WSBP, LPPF, PTBA, BBNI, BJBR, dan MNCN.
Sejalan dengan dua indeks utama yang merah, tujuh saham dalam daftar ini turun harga. Mereka adalah SRIL, WSKT, Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), Matahari Deparmenet Store Tbk (LPPF), Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), BPD Jabar & Banten Tbk (BJBR), dan Media Nusantara Ctitra Tbk (MNCN).
Di luar itu, tiga saham lain dalam daftar ini naik harga, yaitu INDY, AKR Corporindo Tbk (AKRA), Bukit Asam Tbk (PTBA).
Adapun Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang sebelumnya masih ada dalam daftar ini, telah keluar dari daftar digantikan oleh MNCN.
Price earning ration (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pantau-saham_20180831_191542.jpg)