Mengenal Rhesus Negatif, Bukan Kelainan Darah dan Tidak Berbahaya
Ada pula sistem penggolongan darah berdasarkan rhesus yaitu rhesus positif rh (+) dan rhesus negatif rh (-).
Oleh karena itu, setiap orang penting untuk mengetahui rhesus darah yang dimilikinya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat melakukan transfusi darah.
Untuk mengetahui rhesus darah, kita hanya perlu datang ke pusat pelayanan kesehatan baik setingkat Puskesmas maupun rumah sakit, kemudian melakukan cek darah biasa dan menanyakan rhesus apa yang ada dalam darah mereka.
Jika dalam keadaan mendesak dan mengancam keselamatan jiwa, transfusi rhesus darah berbeda bisa dilakukan.
Alasannya, jumlah persediaan darah rh (-) yang tidak selalu memadai mengingat jumlahnya sebagai golongan darah minoritas.
“Untuk DKI Jakarta cukup aman kecuali kalau ada peningkatan permintaan. Tapi untuk daerah lain terutama yang kota kecil, cukup sulit. Mereka akan minta ke kota besar dan kadang sampai ke DKI juga,” ujar Ni Ken.
Untuk menyosialisasikan soal rhesus negatif ini, komunitas Rhesus Negatif Indonesia menyebarkan awareness serta informasi seputar rhesus darah melalui berbagai saluran, seperti situs rhesusnegatif.com, akun twitter @rhesusnegatifID, serta laman Facebook Blood Group Rhesus Negatif.
Sejak usianya 17 tahun sampai sekarang, Didi Agustinus yang juga Sekretaris PMI Kota Banda Aceh ini sudah ratusan kali jadi donor darah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-rhesus_20180829_120614.jpg)