Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penawaran SUN Bisa Capai Rp 30 Triliun

Di tengah tingginya tekanan eksternal, pemerintah kembali melelang surat utang negara (SUN) pada Selasa (28/8) mendatang.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
kontan
Rupiah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Di tengah tingginya tekanan eksternal, pemerintah kembali melelang surat utang negara (SUN) pada Selasa (28/8) mendatang.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, dalam lelang kali ini, pemerintah bakal menawarkan enam seri surat utang. Target indikatif yang ditetapkan kini mencapai Rp 10 triliun.

Namun, Fixed Income Fund Manager Ashmore Asset Management Indonesia Anil Kumar memperkirakan penawaran yang akan masuk dalam lelang kali ini dapat mencapai Rp 30 triliun. Walau penawaran yang masuk tergolong jumbo, pemerintah mesti waspada.

Pasalnya permintaan yield dari investor pun diperkirakan bakal tinggi, lantaran investor memperhitungkan risiko di pasar obligasi dalam negeri saat ini.

"Nanti tinggal lihat seberapa besar imbal hasil yang akan diminta oleh investor," kata Anil.
Permintaan yield yang cukup tinggi dirasa wajar. Mengingat pergerakan yield SUN saat ini dalam tren kenaikan.

Hal tersebut terlihat dari kupon yang diberikan untuk surat utang ritel alias savings bond ritel (SBR) seri 4 yang berada di 8,05%. Angka ini jauh lebih tinggi dari kupon yang ditawarkan pada SBRseri sebelumnya, yaitu sebesar 6,8%.

Selain itu, SUN tenor pendek atau kurang dari lima tahun tetap jadi obligasi yang paling diincar, khususnya bagi investor lokal. Penyebabnya, imbal hasil seri SUN tenor pendek bisa lebih tinggi dari suku bunga deposito.

Dari hasil lelang SUN dua pekan lalu, pemerintah memenangkan rata-rata imbal hasil pada seri FR0063 dengan tenor lima tahun di 7,8%. Anil menilai ingkat imbal hasil tersebut masih lebih tinggi dan lebih menarik ketimbang suku bunga deposito di bank BUKU III dan BUKU IV, yang juga berada di kisaran 7%.

Sedangkan, untuk SUN tenor yang lebih panjang, Anil menilai akan lebih menarik bagi investor asing. "Permintaan ada selama pemerintah memberi imbal hasil yang menarik," kata Anil.

Dalam lelang SUN pekan ini, pemerintah akan melelang SUN seri FR0063, FR0064, FR0065, FR0075, yang memang dibuka kembali. Sedangkan SPN03181129 dan SPN12190829 merupakan surat utang seri anyar.

Di mana SPN03181129 akan jatuh tempo pada 29 November 2018 mendatang. Sedangkan untuk SPN12190829 bakal jatuh tempo di Agustus 2019.

Tingkat kupon tertinggi masih dimiliki oleh FR0075, yakni sebesar 7,5%. Seri ini merupakan SUN dengan tenor terpanjang dalam lelang kali ini, yakni selama 20 tahun.

INKP Masuk Indeks Large Cap FTSE

Komposisi saham asal Indonesia di dalam FTSE Global Equity Index kembali berubah. FTSE kembali mengkaji isi indeks yang mereka susun tersebut. Perubahan indeks ini akan efektif pada 24 September nanti.

Ada beberapa saham yang mengalami perubahan posisi. Salah satunya, saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang semula ada di small cap, kini pindah ke large cap.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved