Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lelang Sukuk Negara Laris Manis

Pemerintah sukses menggelar lelang surat berharga syariah negara atawa sukuk negara. Dalam lelang yang dilakukan

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah sukses menggelar lelang surat berharga syariah negara atawa sukuk negara. Dalam lelang yang dilakukan Selasa (21/8), pemerintah berhasil menyerap dana sebesar Rp 6,26 triliun dari total penawaran yang masuk yang sebesar Rp 14,80 triliun.

Asal tahu saja, nilai dana yang diserap oleh pemerintah pada lelang kemarin lebih tinggi daripada target indikatif yang ditetapkan Rp 4 triliun.

Analis Fixed Income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra menjelaskan, tekanan di pasar obligasi mulai berkurang seiring menguatnya nilai tukar rupiah dalam dua hari terakhir di awal pekan. Faktor lainnya, pertama, krisis keuangan di Turki mulai mereda setelah beberapa negara berencana mengirimkan bantuan.

Kedua, dollar Amerika Serikat (AS) juga sedang dalam tren melemah di awal pekan. "Ini membuat para investor mulai tertarik kembali membeli obligasi melalui pasar perdana," kata dia, kemarin.

Walau sentimen negatif masih berpotensi menghantam pasar obligasi domestik, tampaknya investor masih cukup percaya diri untuk memburu seri sukuk bertenor panjang. Terbukti, seri PBS012 yang jatuh tempo pada 15 November 2031 memperoleh penawaran sebesar Rp 1,02 triliun.

Angka ini lebih tinggi dibanding PBS002 yang mendapatkan penawaran Rp 566 miliar. Padahal, seri tersebut jatuh tempo pada 15 Januari 2022.

Hasil Lelang Sukuk

Keterangan
Surat Berharga Syariah Negara

SPNS08022019
SPNS08052019
PBS016
PBS002
PBS017
PBS012

Penawaran yang masuk
Rp 8,28 triliun
Rp 2,88 triliun
Rp 1,86 triliun
Rp 566 miliar
Rp 175 miliar
Rp 1,03 triliun

Nominal dimenangkan
Rp 3 triliun
Rp 1 triliun
Rp 1,12 triliun
Rp 500 miliar
Rp 135 miliar
Rp 510 miliar

Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan
6,30438%
6,53656%
7,51985%
7,68994%
8,24752%
8,60989%

Tingkat imbalan
Diskonto
Diskonto
6,25%
5,45%
6,125%
8,875%

Tanggal Jatuh tempo
8 Februari 2019
8 Mei 2019
15 Maret 2020
15 Januari 2022
15 Oktober 2025
15 November 2031

Sumber: DJPPR

Pergerakan saham
Pergerakan saham (kontan)
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved