Ini Detik-detik Sebelum Daud Solambela Dibunuh Ayahnya, Kaget 20 Menit Kemudian Ditemukan Tewas
Seorang warga mengingat jelas apa yang dilakukan Daud Solambela pada detik-detik akhir menjelang kejadian naas itu.
Penulis: | Editor:
Kematian bicah yang dikenal rajin ke Gereja dan berprestasi itu menyisakan luka yang mendalam bagi banyak orang.
Ribuan pelayat bahkan datang memadati acara pemakaman bocah tersebut.
Sebelum kejadian naas tersebut, seorang warga mengingat jelas apa yang dilakukan Daud di detik-detik kejadian naas itu terjadi.
Meita Batas Warga Sendangan Jaga V saat itu, Minggu (12/8/2018) terakhir kali melihat Daud Solambela bermain dengan Rafi Lakoy teman sebayanya di kediaman keluarga Taniowas-Tumelap.
"Saya memang melihat kedua anak ini bermain sekitar pukul 16.30 Wita," katanya.
Kemudian ia melihat korban berlari pulang menuju ke rumahnya dan mendengar teman sebaya korban Rafi Lakoy memangil-mangil korban untuk kembali bermain.
"Saya juga lihat korban berlari pulang kerumah dan adik Rafi memanggil untuk main kembali, tapi tak kunjung ada balasan yang menyaut," ujar dia.
Ia pun tak menyangka dan kaget selang 20 menit kemudian mendengar bahwa Daud Solambela meninggal dunia, momen itu menjadi detik-detik terjadinya pembunuhan.
"Tidak disangka bisa terjadi seperti ini," katanya.
Sementara Deimer Waroka warga Sendangan sangat menyayangkan perlakuan sosok bapak yang tega membunuh darah dagingnya sendiri.
"Perlakuan biadap, anak laki-laki dibunuh, tak menyangka seorang pelayan berlaku seperti ini," katanya.
Berikut 7 fakta kematian Daud Salombele
1. Dilempar lalu ditikam
Dari keterangan AKBP Christ Pusung sebelum menghabisi nyawa korban, tersangka yang tak lain ayah kandung korban sempat melempar korban.
Saat membentur diding beton korban pingsan, tersangka kemudian mengambil pisau di atas meja dan menikam perut korban.