Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terlalu Banyak Olahraga Berdampak Buruk pada Kondisi Mental

Peneliti juga menemukan kesimpulan, terlalu banyak berolahraga menghasilkan efek yang merugikan bagi kesehatan mental.

Editor:
Ivanko_Brnjakovic
Ilustrasi peregangan dan olahraga 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Olahraga diyakini dapat meningkatkan kesehatan mental.

Riset terbaru yang meneliti 1,2 juta orang Amerika Serikat, semakin menguatkan teori tersebut.

Namun, peneliti juga menemukan kesimpulan, terlalu banyak berolahraga menghasilkan efek yang merugikan bagi kesehatan mental.

Laman Independent menyebutkan, riset tersebut dilakukan oleh peneliti dari Yale University dan Oxford University.

Kesimpulan penelitian ini diterbitkan dalam Jurnal PsikologiThe Lancet.

Baca: Kalau Tahu Merokok Berbahaya, Kenapa Tidak Berhenti Saja?

Ada 1,2 juta orang dewasa di seluruh negara bagian AS yang menjadi responden dalam penelitian ini.

Pengumpulan data dilakukan lewat survei Behavioral Risk Factor Surveillance System, pada tahun 2011, 2013 dan 2015.

Data meliputi demografi serta informasi tentang kesehatan fisik, mental, dan rutinitas kesehatan.

Dalam riset ini, peneliti menanyakan informasi tingkat stres, depresi, dan masalah emosional peserta dalam 30 hari terakhir.

Peserta juga ditanya soal frekuensi berolahraga dalam 30 hari terakhir, di luar pekerjaan tetap mereka.

Juga, berapa kali dalam seminggu atau sebulan intensitas olahraga yang mereka lakukan.

Periset pun memperhitungkan usia, ras, jenis kelamin, status pernikahan, pendapatan, tingkat pendidikan, status pekerjaan, indeks massa tubuh, kesehatan fisik yang dilaporkan peserta, dan diagnosis depresi sebelumnya.

Dari data tersebut, periset menyimpulkan, berolahraga selama 45 menit dalam 3-5 kali seminggu adalah jumlah optimal untuk mendapatkan manfaat kesehatan mental terbesar.

Baca: Belgia Izinkan 3 Anak di Bawah Umur Lakukan Eutanasia

"Depresi adalah penyebab utama ketidakmampuan di dunia. Sangat penting untuk menemukan cara meningkatkan kesehatan mental melalui kampanye kesehatan masyarakat."

Demikian dikatakan Dr Adam Checkroud, Asisten Profesor Psikiatri di University of Yale, dan Kepala Ilmuwan di Spring Health, AS.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved