Daftar Caleg Muda yang Dibayangi Nama Besar Orangtua, Sebagian Anak Kepala Daerah
Pemilihan Legislatif 2019 memunculkan beragam serba-serbi. Satu di antara yang mencuat munculnya caleg
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
Di Balik Bayang Ortu
Taufik Tumbelaka, Pengamat Politik Sulut menyampaikan, munculnya caleg 'hijau' dengan mengandalkan pamor politik sudah merupakan fenomena politik di negara-negara berkembang yang akselerasi demokrasinya sedang cepat menanjak.
Khususnya di Indonesia termasuk Sulut nampak jelas sejumlah elit politik "memajukan' anak-anak mereka masuk ke dunia politik praktis dengan target tinggi.
"Sebenarnya hal in sah-sah saja dalam upaya mementaskan sang anak namun sayangnya hal ini tidak diikuti dengan persiapan yang matang, " katanya
"Termasuk proses pembinaan khusus agar sang anak dapat muncul sebagai figur politik yang sesuai harapan masyarakat. Akibat yang terlihat adalah sang anak hanya berada di balik bayang-bayang sang ortu," kata dia.
Meski masih hijau, kata Tumbelaka para caleg ini tetap berpeluang besar terpilih
tergantung manuver dan pamor politik orang tua.
"Manuver, pamor serta memegang kendali partai, atau menjabat kepala daerah maka peluang besar mereka (caleg) terpilih," kata jebolan Universitas Gajah Mada ini.
Lanjut Tumbelaka, sudah banyak contoh pada kontestasi pemilu, orang tua berhasil memajukan anaknya.
Setiap orang tentu berhak memilih dan dipilih terlepas para figur ini dibayangi nama besar orang tua.
Ada pepatah Inggris menyebut Like Fathers, Like Sons. Pepatah ini bermakna betapa tinggi ekspektasi masyarakat terhadap para figur.
"Jadi tantangannya menjawab kesempatan yang sudah diberikan yakni bagaimana bisa keluar dari bayang-bayang nama besar ortu.
Selama ini hampir sebagian besar calon belum berhasil memenuhi ekspektasi masyarakat ini. Tapi ada yang berhasil melakukannya sudah banyak juga contoh.
"Sebab itu agar berhasil cita cita politiknya, yang bersangkutan harus memperkuat SDM," ujar Putera Mantan Gubernur Sulut F J Tumbelaka ini. (ryo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ivan-lumentut-rahma-landjar-adrian-paruntu-nick-adicipta-lomban-dan-hillary-lasut_20180731_061225.jpg)