Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Daftar Caleg Muda yang Dibayangi Nama Besar Orangtua, Sebagian Anak Kepala Daerah

Pemilihan Legislatif 2019 memunculkan beragam serba-serbi. Satu di antara yang mencuat munculnya caleg

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
KOLASE TRIBUNMANADO/ISTIMEWA
Ivan Lumentut, Rahma Landjar, Adrian Paruntu, Nick Adicipta Lomban dan Hillary Lasut 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemilihan Legislatif 2019 memunculkan beragam serba-serbi. Satu di antara yang mencuat munculnya caleg 'hijau' atau yang kali pertama menjajal dunia politik menjadi Anggota Legislatif.

Baca: Kisah Elly Lasut Pernah Larang Hillary Berpolitik, Kini Dukung Penuh

Kemunculan para caleg 'hijau' di daftar caleg yang diajukan ke KPU, ternyata diikuti oleh nama besar orang tua yang sudah makan asam garam dunia politik Sulut.

Dari caleg yang siap bertarung ini ternyata sebagian besar, anak dari kepala daerah.

Berikut daftar caleg 'hijau' yang dirangkum tribunmanado.co.id.

Baca: Daftar Anak Kepala Daerah di Sulut yang Ikut Nyaleg

1. Hilary Lasut

Hillary Lasut, putri pasangan politikus Elly Lasut dan Telly Tjanggulung siap mengikuti jejak ayah ibunya. 

Elly merupakan Bupati Talaud terpilih 2018, sementara Telly, adalah mantan Bupati Mitra.

Gadis cantik ini tampil sebagai caleg Nasdem DPR RI nomor urut 5.

Elly Lasut, dalam akun facebooknya, menyatakan dukungan ke anaknya nyaleg ke Senayan

"Papa ingin selalu meraih kemenangan, namun papa ingin suatu kali engkau anakku akan mengalahkan kesuksesan papa," tulisnya.

Hillary Lasut
Hillary Lasut (facebook)

Baca: 12 Incumbent Gedung Cengkeh tak Lagi Nyaleg ke DPRD Sulut pada 2019

2. Ivan Lumentut

Ivan Lumentut adalah putera Wali Kota Manado, GSV Lumentut.

Ivan yang aktif di kepengurusan pemuda sinode GMIM ikut nyaleg di 2019 ke DPRD Sulut.

Ivan menggunakan kendaraan partai Demokrat dari dapil I Manado.

Namanya berada di urutan teratas daftar caleg.

Ini kali pertama, Ivan nyaleg menjadikannya masuk daftar caleg hijau

Baca: Daftar Istri Bupati di Sulut yang Akan Nyaleg di Pemilihan Umum 2019

3. Amalia Rahma Landjar

Amalia Rahma Landjar merupakan putri dari Bupati Boltim Sehan Landjar.

Rahma diajukan PAN ke DPR RI dapil Sulut. 

Ini kali pertama wanita muda ini menjajal pertarungan di Senayan.

Baca: Anak-Istri Bupati Boltim Jadi Bacaleg di Semua Tingkatan

4.Christo Eman

Christo Eman adalah putera sulung Jimmy Feidie Eman, Wali Kota Tomohon. Cristo maju menjadi caleg Partai Golkar ke DPRD Kota Tomohon.

Ia akan bertarung di dapil I Tomohon Barat-Timur-Tengah, ia mendapat nomor urut 2.

Ini merupakan kali pertama ia akan menjajal pileg

Baca: Daftar Kepala Daerah di Sulut yang Akan Maju di Pileg 2019

5. Adrian Jopie Paruntu

Adrian Jopie Paruntu (AJP), putera dari Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu (CEP).

AJP diproyeksikan ke DPR RI. Ia berada di urutan 4 caleg Golkar.

  AJP merupakan caleg termuda di jajaran politisi senior di daftar caleg Golkar ke DPR RI.

Baca: Daftar Mantan Kepala Daerah di Sulut yang Ikut Nyaleg, Paling Banyak dari PDIP dan Golkar!

6. Nick Adicipta Lomban

Nick Adicipta Lomba merupakan putera sulung dari Wali Kota Bitung, Maximilian Lomban.

Nick diajukan partai Nasdem untuk menjadi Caleg DPRD Sulut dari dapil II Minut Bitung.

7. Ashley Andrew Rumajar

Ashley Andrew Rumajar, aktif di kepengurusan organisasi sayap Golkar

Ia adalah putera dari Jeferson Rumajar, Mantan Wali Kota Tomohon yang akrab disapa Epe.

Meski masih menjalani penjara kasus korupsi, tapi Epe termasuk figur yang masih populer di masyarakat kota Tomohon.

Ashley Andrew Rumajar akan bertarung di dapil Minahasa-Tomohon menuju DPRD Sulut ia diusung Partai Golkar.

8. Stacy Runtu
Stacy Runtu, Puteri politisi senior Golkar Stevanus Vreeke Runtu.

Anak mantan Bupati Minahasa dua periode ini akan maju nyaleg di DPRD Minahasa menggantikan posisi kakaknya, Careigh Naichel Runtu.

SVR dan CNR sudah makan asam garam di dunia politik tapi Teci sapaan akrab Stacy termasuk baru berkiprah di dunia politik menjajal pertarungan pemilihan legislatif.

Tecy diajukan partai Golkar di daftar caleg 2019.

9. Glori Paputungan
Glori Paputungan, merupakan anak dari politisi Sulut asal Bumi Totabuan Bolmong, Hamdi Paputungan.

Sang ayah sudah makan asam garam di dunia politik, pernah dua kali menjajal Pilkada Gubernur, sebagai calon wagub meski belum berhasil meraih kemenangan.

Jika sang Ayah maju di DPRD Sulut, Glori maju di DPR RI

Glori merupakan satu di antara caleg perempuan yang diajukan Partai Gerindra bertarung di Senayan.

Taufik Tumbelaka, Pengamat Politik Sulut
Taufik Tumbelaka, Pengamat Politik Sulut (TRIBUNMANADO/RYO NOOR)

Di Balik Bayang Ortu

Taufik Tumbelaka, Pengamat Politik Sulut menyampaikan, munculnya caleg 'hijau' dengan mengandalkan pamor politik  sudah merupakan fenomena politik di negara-negara berkembang yang akselerasi demokrasinya sedang cepat menanjak.

Khususnya di Indonesia termasuk Sulut nampak jelas sejumlah elit politik "memajukan' anak-anak mereka masuk ke dunia politik praktis dengan target tinggi.

"Sebenarnya hal in sah-sah saja dalam upaya mementaskan sang anak namun sayangnya hal ini tidak diikuti dengan persiapan yang matang, " katanya

"Termasuk proses pembinaan khusus agar sang anak dapat muncul sebagai figur politik yang sesuai harapan masyarakat. Akibat yang terlihat adalah sang anak hanya berada di balik bayang-bayang sang ortu," kata dia.

Meski masih hijau, kata Tumbelaka para caleg ini tetap berpeluang besar terpilih
tergantung manuver dan pamor politik orang tua.

"Manuver, pamor serta memegang kendali partai, atau menjabat kepala daerah maka peluang besar mereka (caleg) terpilih," kata jebolan Universitas Gajah Mada ini.

Lanjut Tumbelaka, sudah banyak contoh pada kontestasi pemilu, orang tua berhasil memajukan anaknya.

Setiap orang tentu berhak memilih dan dipilih terlepas para figur ini dibayangi nama besar orang tua.

Ada pepatah Inggris menyebut Like Fathers, Like Sons. Pepatah ini bermakna betapa tinggi ekspektasi masyarakat terhadap para figur.

"Jadi tantangannya  menjawab kesempatan yang sudah diberikan yakni bagaimana bisa keluar dari bayang-bayang nama besar ortu.

Selama ini hampir sebagian besar  calon belum berhasil memenuhi ekspektasi masyarakat ini. Tapi ada yang berhasil melakukannya sudah banyak juga contoh.

"Sebab itu agar berhasil cita cita politiknya, yang bersangkutan harus memperkuat SDM," ujar Putera Mantan Gubernur Sulut F J Tumbelaka ini. (ryo)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved