Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Irwandi Yusuf, Mantan Pejabat GAM yang Jadi Gubernur Aceh

Publik terkejut ketika mendengar kabar operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK

Editor: Aldi Ponge
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf (baju putih) tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (4/7/2018). KPK menangkap Irwandi Yusuf bersama Bupati Bener Meriah Ahmadi terkait dugaan korupsi penerimaan fee dari beberapa transaksi penyelenggaran negara di tingkat provinsi dan kabupaten di Aceh. 

Seperti dikutip dari Kompas.id, Irwandi memiliki satu unit pesawat Shark Aero bermesin tunggal produksi Slovakia dan diberi nama ”Hana karu, hoka gata" atau yang berarti "tidak ribut, kamu di mana".

Irwandi pernah menyebutkan, pesawat itu dibelinya dengan harga 40.000 euro atau setara Rp 600 juta dari harga resmi 90.000 Euro atau setara Rp 1,3 miliar.

Dia mengaku mendapatkan diskon besar karena membantu penjualan pesawat tersebut. Irwandi juga pernah mengklaim bahwa hanya dia yang memiliki pesawat itu di Asia.

Pesawat itu kerap digunakan Irwandi untuk perjalanan dinas ke daerah-daerah. Salah satunya saat melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya-Yusuf Muhammad, serta Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib-Fauzi Yusuf, di lokasi terpisah, 12 Juli 2017.

Saat itu, Irwandi menerbangkan sendiri pesawat pribadinya itu dari Bandara Iskandar Muda Aceh Besar ke Bandara Malikussaleh Lhokseumawe.

Usai melantik pasangan Suaidi Yahya-Yusuf Muhammad, dia terbang lagi ke Aceh Utara untuk melantik Muhammad Thaib-Fauzi Yusuf.

Namun, pengalaman tak mengenakkan juga pernah dialaminya. Pesawat yang diterbangkannya mendarat darurat di kawasan Pantai Desa Lam Awe, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pada 17 Februari 2018.

Pesawat itu terjungkal, kedua sayapnya patah. Namun, Irwandi selamat dan tak mengalami luka. Saat itu, Irwandi tengah menerbangkan pesawat untuk melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kabupaten.

Kecintaannya pada pesawat lalu menurun pada putri sulungnya, Putroe Sambinoe Mutuwah. Putroe bahkan pernah mendapat penghargaan dalam terbang perdana tanpa pendamping (solo flight) dari aerodrome Nusaworu ke Pangandaran.

Terobosan

Mantan Wali Kota Sabang periode 2006-2012 Munawar Liza Zainal mengaku bahwa sosok Irwandi Yusuf alias Tengku Agam ini adalah sosok yang memiliki wawasan luas yang melebihi umurnya.

“Dia selalu suka bertualang dan hal-hal yang baru, begitu juga dengan pemerintahan, banyak terobosan baru yang diluncurkan Irwandi yang terkadang hal ini suka memberikan pemahaman lain terhadap kawan-kawan lamanya yang menyebabkan kawan lama tak masuk dalam sistem di sekitarnya, namun dia tetap memberi pemahaman kepada orang lain bahwa dia bebas melakukan terobosan dalam mengelola pemerintahan,” ungkap Munawar, Rabu (4/7/2018).

Karena kerap beraktivitas bersama di partai politik lokal dan Gerakan Aceh Merdeka, Munawar juga memahami komitmen Irwandi dalam menjalankan pemerintahan yang bersih demi rakyat.

“Tak ingin berspekulasi, saya menyerahkan hal ini sepenuhnya kepada penegak hukum dan berharap proses hukum berjalan dengan adil,” ujar Munawar Liza.

Sementara itu, Koordinator masyarakat Transparansi Aceh (MATA) Alfian mengatakan, semua mata di Aceh sekarang tertuju kepada KPK.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved