Moms Wajib Tahu! Berikut Ini Tanda Alergi yang Mungkin Dialami Bayi Anda

Tetapi ketika bayi menderita infeksi tanpa henti, Anda pasti mulai bertanya-tanya apa yang salah dengan bayi Anda.

Moms Wajib Tahu! Berikut Ini Tanda Alergi yang Mungkin Dialami Bayi Anda
Ilustrasi 

Tetapi jika ruam bertahan untuk jangka waktu yang lama, segera periksakan anak Anda ke dokter.

  • Melanggar ke Hives Hives sering merupakan reaksi terhadap alergi.

Mereka terlihat seperti bilur yang mulai menyebar di dalam tubuh dan pergi setelah empat sampai lima hari.

Ini bisa menjadi hasil reaksi terhadap makanan, infeksi, obat-obatan atau gigitan serangga.

Konsultasikan dengan dokter Anda, agar diketaui apa penyebabnya.

Jika itu adalah makanan, debu atau serbuk sari, pastikan bahwa bayi terbebas dari itu.

Jika obat adalah penyebabnya, ingatlah untuk menyebutkan ini setiap kali anda mengunjungi dokter.

Mintalah dokter untuk memberikan alternative obat yang aman diberikan pada bai anda.

  • Sering sakit perut karena alergi.

Hal ini juga dapat disebabkan karena infeksi virus dan bakteri, tetapi hanya akan dialami oleh bayi yang baru lahir, penyebabnya adalah alergi pada makanan.

Gejala umum termasuk muntah, diare, nyeri dan darah di tinja.

Awasi alergi setiap kali anda memberi makan bayi karena makanan bisa menjadi factor utama penyebab alergi.

Sebaiknya tunggulah selama dua jam dan cari tanda-tanda alergi pada tubuh.

Jika mulai menunjukkan adanya tanda alergi, segeralah bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

Sakit perut juag bisa dikategorikan sebagai penyebab dari reaksi yang ditimbulkan oleh alergi.

  • Alergi Udara Udara yang kita hirup mengandung banyak hal yang bisa menjadi alergen potensial.

Termasuk asap rokok, debu, serbuk sari, bau rumput dan bunga-bunga tertentu.

Penanganan yang terbaik adalah menjaga bayi Anda dari lingkungan yang bebas dari asap dan rokok.

Juga, lakukan tindakan pencegahan terhadap kontak dari berbagai macam zat.

  • Bayi Anda tidak bisa tidur sepanjang malam

Kebanyakan bayi yang baru lahir menghabiskan malam mereka dengan meratap dan menangis.

Sering menangis seperti itu disebabkan oleh kolik dan jika bayi mulai berkembang, tumbuh gigi juga bisa mempengaruhinya.

Saat taka da yang bisa membantu, anda mungkin harus mempertimbangkan utnuk tidak tidur saat andan anda mengalami alergi.

  • Masalah Telinga Seringkali, alergi dilihat sebagai masalah yang menyebabkan ruam kulit, batuk, bengkak, dan bersin.

Tetapi tahukah Snda bahwa sakit telinga ternyata dapat disebabkan oleh alergi juga?

Jika bayi Snda memiliki infeksi telinga kronis yang terjadi secara terus-menerus seperti, sakit telinga, telinga gatal, gangguan pendengaran dan pusing, itu bisa menjadi tanda bahwa bayi Snda mengalami alergi terhadap sesuatu.

Misalnya alergi karena makanan biasanya terlihat dari perubahan yang ada pada telinga bayi dan anak-anak.

Ketika alergi mempengaruhi telinga, itu bisa menyebabkan adanya tumpukan cairan di dalam rongga telinga.

Hal itu terjadi jika telinga tidak dibersihkan dan dikeringkan dengan baik, juga bisa menyebabkan tekananan pada telinga yang membuatnya sakit, sehingga bisa mengakibatkan infeksi yang lain seperti, hidung tersumbat dan pusing.

Jika diabaikan atau jika kasusnya terlalu ekstrim, itu juga dapat menyebabkan masalah pendengaran dan tuli.

 

 
 

Penulis: Ferra Faradila Rizki
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved