Kerap Dilakukan, Menghukum Anak dengan Cara Ini Akan Timbulkan Trauma
Biasanya orangtua akan memberikan hukuman dengan harapan anak tak akan mengulangi perbuatannya.
Bukannya membuat anak jera, cara ini akan membuat anak tidak menyukai pelajaran
- Menghukum anak dengan tidak memperbolehkan masuk ke dalam rumah selama berjam-jam.
Selain melanggar hak anak dan tidak relevan, hukuman seperti ini menimbulkan rasa tidak aman.
- Menghukum dengan cara membuang mainan-mainan anak.
Cara ini akan membuat anak trauma, selain itu anak akan menganggap bahwa membuang barang yang sudah dibeli padahal masih bagus adalah sesuatu yang wajar untuk dilakukan saat dewasa.
Baca: 6 Tahun Pacaran, Kekasihnya Memilih Menikah dengan Orang Lain, Curhatan Pria Ini Bikin Sedih
- Menghukum dengan menakut-nakuti atau mengancam
Misalnya dengan mengatakan, ‘Kalau kamu tidak mengerjakan pekerjaan rumah, Pak Polisi akan ke rumah'.
Cara ini masih sering dilakukan, padahal akan menimbulkan rasa cemas berlebih pada anak.
Selain itu, besar kemungkinannya anak akan menganggap bahwa berbohong dan memanipulasi seseorang adalah sesuatu hal yang boleh dilakukan.
Nah, lalu bagaimana cara yang baik dan efektif untuk menghukum Si Kecil?
Sebaiknya Moms menegur anak terlebih dahulu, beritahukan bahwa apa yang ia perbuat adalah salah.
Jangan sungkan untuk orangtua memberikan apresiasi jika anak melakukan hal yang positif.
Baca: Tak Hanya Jadi Bumbu Penyedap, Ini 10 Manfaat Bawang Putih, Nomor 2 Bisa Obati Sakit Gigi
Ine menyebutkan, seringkali orangtua terlalu fokus pada hal negatif yang telah dilakukan anak sehingga cenderung mengabaikan perilaku positif yang dilakukan anak kedepannya walaupun hanya hal kecil.
Selain itu, penting untuk Moms menghukum anak dengan hukuman yang masuk akal dan disesuaikan dengan usia anak.
Misalnya, bila anak melanggar aturan di rumah maka ia tidak boleh menonton channel televisi tertentu pada jam tertentu.
Jangan lupa untuk membahas bersama apa kesalahan yang ia perbuat, dan apa yang sebaiknya dilakukan di masa mendatang.