5 Kali Terjadi Kegempaan, Status Gunung Karangetang Waspada

Tetap merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki.

5 Kali Terjadi Kegempaan, Status Gunung Karangetang Waspada
TRIBUN MANADO/JHONLY KALETUANG
Gunung Api Karangetang Siau Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Kamis (28/06/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Laporan pemantauan Gunung Api Karangetang di Siau Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, periode pengamatan 27-06-2018 00:00-24:00 Wita, kegempaan terus menerus terjadi.

Hal ini disampaikan oleh Yudia Tatipang, petugas pengamatan, Kamis (28/06/2018).

"Jadi kegempaan tercatat ada tremor harmonik, hybrid fase banyak, vulkanik dangkal, vulkanik dalam, tektonik lokal, dan tektonik jauh," kata Tatipang.

Bahkan lanjut dia, pukul 12.48.17 Wita, gempa terasa skala II MMI, pukul 14.41 Wita, gempa terasa skala I MMI, pukul 18.48.45 Wita gempa terasa, skala II MMI.

Pukul 19.28.57 Wita gempa terasa skala II MMI, pukul 19.48.29 Wita gempa terasa skala I MMI, gempa tektonik lokal dan gempa fase banyak meningkat.

"Meskipun adanya peningkatan kegempaan yang tercatat, tingkat aktivitas Gunung Karangetang Level II (waspada)," lanjut dia.

Oleh karena itu dia tetap merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki dan beraktivitas pada radius 1,5 km dari kawah aktif dan perluasan ke sektor Selatan, Tenggara, Barat dan Baratdaya sejauh 2,5 km.

"Tetap kita rekomendasikan untuk mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari material hasil erupsi 2015 karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor Selatan, Tenggara, Barat dan Baratdaya," akhirnya. (Tribunmanado.co.id/Jhonly Kaletuang)

Penulis:
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved