Ternyata Hitler Belajar dari Genghis Khan untuk Taklukkan Dunia

Lewis Gannett, seorang wartawan Amerika pernah menulis di dalam New York Herald Tribune:

Ternyata Hitler Belajar dari Genghis Khan untuk Taklukkan Dunia
Genghis Khan dan Hiter. 

Kisah ibunya menggetarkan jiwa Temujin “Tukang besi yang sedang menempa besi”. Sesuai dengan arti namanya, Temujin berwatak keras.

Ayahnya meninggal diracun orang sewaktu ia masih anak-anak.

Kini ia harus mencari makan sendiri. Berburu marmot dan tikus, bahkan menangkap ikan di sungai, meskipun pekerjaan itu dianggap hina oleh suku bangsanya.

Saudara tirinya pernah mencuri ikan hasil tangkapannya. Temujin gusar, saudaranya dihantam, disuruh berlutut di tanah, akhirnya dibunuh.

Pada 1206 ia baru menaklukkan Karakorum, akan tetapi 21 tahun kemudian kerajaannya meliputi Tiongkok, Asia Tengah, Asia Barat membentang dari laut Pasifik di Timur sampai ke Laut Kaspia di Barat.

Tepian sungai Djnepr di Rusia pun pernah digetarkan oleh telapak kuda Genghis Khan. (Ia berganti nama itu atas anjuran seorang ahli nujum. Artinya: Mahakuasa).

Daerah-daerah itu ia taklukkan dengan serangan-serangan kilat yang kemudian disebut “Blitzkrieg”.

Sebelum serangan kilat dilancarkan ia melemahkan kekuatan musuh dengan lima macam siasat.  Ia selidiki sumber kekuatan lawan dengan mengirimkan mata-mata.

Kemudian ia patahkan moril musuh dengan menyebarkan berita di kalangan mereka, bahwa perlawanan akan sia-sia belaka.

Pasukan Jengis Khan lebih besar, lebih lengkap persenjataannya, lebih berpengalaman.

Halaman
123
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved