Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bukan Lagi 4 Sehat 5 Sempurna, Ini Panduan Pemenuhan Gizi Terbaru

Konsep empat sehat lima sempurna yang dipopulerkan Prof Poerwo Soedarmo, bapak gizi Indonesia, sejak tahun 1950.

Editor:
Makanan sumber protein 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Upaya memenuhi kebutuhan gizi harusnya dimulai sejak awal kehamilan.

Bila kebutuhan gizi ini tak terpenuhi, kemungkinan pertumbuhan sel-sel otaknya tidak optimal, bahkan bisa terjadi kecacatan permanen atau berbagai kelainan fungsi alat-alat tubuh.

Risiko ini tentu sangat berpengaruh pada tingkat kecerdasan anak.

Begitu pun setelah anak lahir, asupan nutrisinya harus menjadi perhatian.

Nah, bagaimana cara untuk memenuhi nutrisi harian anak tersebut ya Moms?

Apakah dengan pedoman 4 sehat 5 sempurna?

Dilansir dari kompas.com, konsep empat sehat lima sempurna yang dipopulerkan Prof Poerwo Soedarmo, bapak gizi Indonesia, sejak tahun 1950.

Sayangnya konsep itu kini dianggap tak sesuai lagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi gizi.

Sebagai gantinya, kini dikenalkan pedoman gizi seimbang.

Makanan bergizi seimbang, yaitu makanan yang mengandung semua zat gizi yang diperlukan tubuh dalam jumlah seimbang.

Gizi seimbang ini dibutuhkan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan serta pemeliharaan tubuh, termasuk pertumbuhan dan perkembangan otak.

Terdiri atas zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan zat gizi mikro (vitamin dan mineral).

Karbohidrat merupakan sumber energi yang penting, di samping protein dan lemak.

Terdiri atas karbohidrat sederhana (gula) dan karbohidrat kompleks (beras, jagung kentang, tepung beras, havermut).

Setiap gram karbohidrat memberikan energi 4 kkal.

Sumber: Nakita
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved