Simak Alasan MUI Minta Acara Pesbukers, Brownis, dan Rumah Kuya Diberhentikan
Keputusan yang cukup mengejutkan dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Eksploitasi privasi rumah tangga Vicky-Angel, hubungan dengan mantan pacar maupun dengan pacar, menjadi topik utama dan mengembangkan gosip. Ini bertentangan dengan spirit Ramadhan. Penonton dipaksa mengikuti kegiatan
sia-sia dalam durasi cukup panjang.
Pada Episode 27 Mei 2018, Cita Citata joget dengan pakaian ketat mengikuti lekuk tubuh. Nassar menyanyikan lagu Talak Tilu yang tidak relevan dengan Sahur, nama program ini. Edisi ini menghadirkan sosok Anwar dan Ruben
dengan gaya kebanci-bancian.
Program berlabel “Sahur” ini layak dihentikan."
Kritikan Terhadap Rumah Kuya
Berikut isi kritikan MUI terhadap program Rumah Kuya.
"Ada program Ramadhan yang penting disorot serius. Yakni, Ramadhan di Rumah Uya, dipandu Uya Kuya, pukul 16.00 sampai menjelang adzan maghrib.
Isinya mengundang tamu bermasalah, terkait relasi percintaan, perselingkuhan dan persoalan rumah tangga lainnya.
Selalu terjadi pertengkaran antar pengisi acara, saling mencaci, menuduh, menghina, dan membongkar aib.
Diakhiri sedikit nasihat dari narasumber, Ibu Qurrota A’yun, yang dipanggil Ummi.
Cara Ummi menyikapi masalah, kadang larut dalam gaya menuduh, menghakimi, dan memperkeruh suasan.
Sikap dan nilai yang dikedepankan program ini dirasakan jauh dari spirit Ramadhan. Seharusnya program ini dihentikan tayang pada Ramadhan. "
Kritik MUI Pada Program Pesbukers

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/perbukers_20180607_040928.jpg)