Secantik Apapun Penampilan Jika Bau Mulut Kecantikan Langsung Sirna
Mulut ikut andil menambah rasa percaya diri seseorang. Terlebih saat berpuasa, karena aroma tak sedap acapkali berembus tanpa permisi.
Upaya pembersihan gigi jadi tidak sempurna, sementara gusi, dinding bagian dalam dan langit-langit mulut mudah mengalami perlukaan.
Cara menjaga kesehatan mulut di hari-hari biasa dan juga selama bulan puasa, tentu tak cukup hanya dengan menggosok gigi dua kali sehari.
Lantas apa lagi yang harus dilakukan?
Menurut Juanita A. Gunawan, drg., M.Kes, ini yang harus Moms lakukan:
Merawat Kesehatan Kebersihan Mulut
* Menggosok gigi.
Lakukan dengan teknik menyikat gigi satu arah.
Gigi bagian atas, sikatlah dari gusi mengarah ke gigi. Begitu juga sebaliknya untuk gigi bagian bawah, lakukan juga dari arah gusi.
* Untuk gigi bagian dalam, lakukan gerakan memutar perlahan supaya gusi pun turut terpijat.
* Menyikat permukaan kunyah juga harus satu arah, yakni dari dalam keluar secara bergantian.
* Waktu sikat gigi yang ideal sebetulnya justru setiap kali sebelum makan dan menjelang tidur.
Pertimbangannya, peningkatan asam terjadi setiap 3 jam setelah mulut "kedatangan tamu."
Nah, begitu makanan masuk kembali, maka asam tersebut akan langsung bereaksi dengan kotoran yang berada dalam mulut, inilah yang amat berpeluang menyebabkan kerusakan gigi.
* Boleh-boleh saja menyikat gigi sehabis makan.
Upaya ini akan menjadi sia-sia jika beberapa saat kemudian yang bersangkutan menikmati camilan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-bau-mulut1_20160609_161111.jpg)