Warga Masih Dilarang Baraktivitas di Radius 1,5 Km dari Kawah Aktif Gunung Karangetang

Kata Didi Wahyudi, tercatat masih ada kegempaan vulkanik dangkal, tektonik lokal, dan tektonik jauh

Warga Masih Dilarang Baraktivitas di Radius 1,5 Km dari Kawah Aktif Gunung Karangetang
TRIBUNMANADO/JHONLY KALETUANG
Aktivitas gunung Api Karangetang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Laporan aktivitas Gunung Api Karangetang, Sitaro, Sulawesi Utara, periode pengamatan 23-05-2018 00:00-24:00 Wita, cuaca berawan dan hujan.

Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat laut.

Suhu udara 25-32 °C, Volume curah hujan tidak tercatat.

"Tercatat masih ada kegempaan vulkanik dangkal, tektonik lokal, dan tektonik jauh," kata Didi Wahyudi, Kamis (24/4/2018).

Olehnya masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dan pengunjung, wisatawan tidak diperbolehkan mendaki dan beraktivitas pada radius 1,5 km dari kawah aktif dan perluasan ke sektor Selatan, Tenggara, Barat dan Baratdaya sejauh 2,5 km.

"Tetap mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari material hasil erupsi 2015 karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor Selatan, Tenggara, Barat dan Baratdaya," terangnya.

Bahkan lebih dari itu, masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang selama musim hujan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lahar hujan dan banjir bandang.

"Terutama di sepanjang bantaran kali Batuawang hingga ke pantai," akhirnya. (Tribunmanado.co.id/Jhonly Kaletuang)

Penulis:
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved