Survei Politik Memang Pesanan tapi Tetap Utamakan Metodologi
Tak bisa dipungkiri survei politik merupakan pesanan kandidat atau partai tertentu, tapi lembaga survei tetap harus menjaga kualitas.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Alexander Pattyranie
3 Strategi Pemilu
Setidaknya ada tiga strategi pemenangan Pilkada, yakni pemetaan suara, mempengaruhi suara dan menjaga suara.
"3 strategi besar dikerjakan," kata dia.
Di awal pemetaan ini, biasanya melihat situasi peta kekuatan.
Termasuk kekurangan sendiri maupun lawan, atau potensi lawan.
Di Sinabung peran survei politik.
Idealnya survei itu dilakukan lebih dari dua kali agar hasil yang diperoleh lebih jernih dari hasil beberapa kali bisa melihat tren.
"Kalau hanya sekali survei itu istilahnya snapshot, cuma seperti foto. Kalau dilakukan dua kali bisa melihat pergerakan sehingga bisa jadi B
Benchmark untuk membandingkan, apa naik atau turun," sebutnya.
Jika tren survei turun , bisa dilakukan treatment, begitu pun saat trennya naik.
survei digunakan untuk menghilangkan keputusan yang akan dilakukan konsultan politik, tim sukses maupun kandidat itu sendiri.
"Dari survei ini bisa memutuskan boleh maju atau tidak dalam kontestasi, maju atau menyudahi saja sebelum mengeluarkan energi lebih banyak," ujarnya.
Di posisi ini, dari pengalamannya, ada dua sikap cenderung yang terjadi, pertama sikap konsultan politik yang baik menyimak hasil survei mengatakan apa adanya.
Sementera sikap lain ditunjukkan tim sukses yang terus mendorong meski hasil survei rendah.
"Paksa terus harus maju kadang tak realistis, karena ada kepentingan tim sukses dorang terus. Konsultan yang baik mengingatkan ke kandidat," ungkapnya.
Pada survei awal yakni pemrtaan, biasanya menilai seberapa besar kekuatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/andre-mongdong_20180510_105213.jpg)