Ini Alasan Kenapa Casis Polisi yang Memiliki Varises Tidak Lulus Tes
Pada tes kesehatan tahap pertama bagi casis polisi baik bintara, akpol, ataupun tingkat yang lainnya selalu ada pengecekan varises pada kaki.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pada tes kesehatan tahap pertama bagi calon siswa (casis) polisi baik bintara, akpol, ataupun tingkat yang lainnya selalu ada pengecekan varises pada kaki.
Varises adalah pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena.
Bagi casis yang kedapatan memiliki varises di kaki, biasanya tidak lulus untuk tes selanjutnya.
Begini kata Kabid Dokkes Polda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes dr Chris Susilo terkait varises.
"Varises itu pembuluh darah biru yang melebar. Kalau di kaki itu dia bisa pegal. Jika ke atas ke kelamin (penis) ke dalam zakar akan menjadi varikokel. Itu kalau tidak diobatin akan jadi mandul," ujar Kabid Dokkes Polda Sulut Kombes dr Chris Susilo.
Baca: Senin Besok Giliran Casis Bintara Tes Kesehatan, Kombes Chris Imbau Casis Jangan Begadang
Lalu, apa hubungannya dengan tes kepolisian?
"Jadi kenapa varikokel kita tidak terima. Karena nanti pada saat pendidikan casis akan kesakitan," ujar dia.
Namun, kata Kabid Dokkes Polda Sulut Kombes dr Chris Susilo, varises ada tingkatannya.
Jika masih pada tingkat rendah masih ada pertimbangan untuk lulus. (Tribunmanado.co.id/Handhika Dawangi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kabid-dokkes-polda-sulut-kombes-dr-chris-susilo_20180422_140821.jpg)