Dituding Lecehkan Agama Setelah Baca Puisi Gus Mus, Ganjar: Kenapa Ributnya Sekarang?
'Kau bilang Tuhan sangat dekat, namun kau sendiri memanggilnya dengan pengeras suara setiap saat'
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Siti Nurjanah
Kau ini bagaimana..
Aku kau suruh jujur
Aku jujur kau tipu aku
Kau suruh aku sabar
Aku sabar kau injak tengkukku
Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku
Sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu
Kau bilang kau selalu memikirkanku
Aku sapa saja kau merasa terganggu
Kau ini bagaimana..
Kau bilang bicaralah
Aku bicara kau bilang aku ceriwis
Kau bilang kritiklah
Aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya
Aku kasih alternative kau bilang jangan mendikte saja
Kau ini bagaimana
Aku bilang terserah kau
Kau tak mau
Aku bilang terserah kita
Kau tak suka
Aku bilang terserah aku
Kau memakiku
Kau ini bagaimana
Atau aku harus bagaimana
Ternyata puisi karangan Gus Mus tersebut pada zaman Orde Baru kerap menjadi inspirasi pergerakan dan demonstrasi terhadap pemerintahan era Soeharto.
Bahkan lirik dalam setiap bait puisi tersebut bertebaran dalam pamflet penggerak aksi demonstrasi.
Mengenal lebih dekat sosok KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus)
Dilansir dari Wikipedia, KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab dipanggil Gus Mus lahir di Rambang, Jawa Tengah, pada 10 Agustus 1944.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ganjar-pranowo_20180409_152023.jpg)