Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Anda Menerima SMS Reset Password Facebook? Awas Akun Diretas! Begini Cara Atasinya

Sebagian pengguna Facebook mungkin pernah mendapat kiriman SMS berisi kode konfirmasi untuk mereset password

Tayang:
Editor: Lodie_Tombeg
Kompas.com
Facebook 

Selanjutnya, si orang yang berusaha masuk tadi tinggal melakukan social engineering dengan menghubungi nomor ponsel yang dikirimi kode reset password tadi.

Mungkin dia bisa menyamar sebagai petugas dari Facebook atau teman pengguna dan meminta kode reset.

Begitu kode reset berupa deretan enam angka ini sudah didapatkan, password akun bisa diubah sehingga sang empunya aslinya tak bisa masuk lagi sementara akunnya diambil alih.

Untuk mencegah kejadian tidak mengenakkan seperti di atas, apabila menerima lewat SMS, maka jangan pernah memberikan atau meneruskan kode reset ke siapa pun.

Contoh kode reset password Facebook yang dikirim lewat SMS ke nomor ponsel pemilik akun (gambar kiri). Untuk mendapatkan kode ini, orang lain bisa menggunakan teknik social engineering dengan menghubungi pemilik akun. Untuk mencegah kejadian yang tak diinginkan, jangan pernah membagikan kode reset ini ke siapapun.
Contoh kode reset password Facebook yang dikirim lewat SMS ke nomor ponsel pemilik akun (gambar kiri). Untuk mendapatkan kode ini, orang lain bisa menggunakan teknik social engineering dengan menghubungi pemilik akun. Untuk mencegah kejadian yang tak diinginkan, jangan pernah membagikan kode reset ini ke siapapun.(KOMPAS.com/ OIK YUSUF)

Datangnya SMS kode reset tanpa undangan ini juga berarti bahwa ada orang lain yang tahu alamat e-mail atau nomor ponsel pengguna, lalu coba menggunakan informasi tadi untuk melakukan login ke akun Facebook.

Apabila khawatir rawan dibobol, Anda bisa mengganti password dengan yang lebih kuat atau mengaktifkan fitur keamanan two-factor authentication, yang mensyaratkan kode tambahan di samping password utama untuk melakukan login ke Facebook.

3. Phising

Selain dari Facebook sendiri seperti dua kasus di atas, SMS atau e-mail boleh jadi datang dari pihak lain yang menyaru sebagai Facebook, alias jebakan phising yang merupakan metode umum untuk serangan social engineering.

SMS atau e-mail phising mungkin menyertakan tautan menuju situs berbahaya, misalnya yang memiliki tampilan mirip laman login Facebook, padahal bukan.

Begitu memasukkan password di laman bohongan ini, kata kunci pengguna pun bisa langsung dicuri oleh hacker sehingga akunnnya bisa dibobol

Apabila menerima SMS atau email phisihing seperti ini, maka sebaiknya jangan lakukan apapun. Jangan meng-klik tautan yang ada. Abaikan atau hapus saja pesan phising tersebut.

Selain kode reset yang dikirim lewat e-mail atau SMS, Facebook turut menyediakan lain untuk masuk ke akun pengguna, yakni dengan memilih opsi  "Tidak punya akses ke sini lagi" di layar pengiriman kode reset. Facebook kemudian akan memandu dengan beberapa langkah verfikasi akun.

Bagaimana jika akun pengguna sudah kadung diambil alih orang lain? Facebook masih menyediakan opsi untuk bantu mengembalikan akun Anda. Selengkapnya bisa dilihat di tautan ini.

Facebook ternyata tak hanya merekam e-mail dan nomor ponsel para penggunanya saja di database mereka.

Beberapa pengguna melaporkan jika Facebook juga merekam riwayat panggilan telepon dan SMS dari ponsel Android.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved