Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pesan Paskah dari Vatikan: Paus Ungkap Sejarah Terbesar hingga Kutuk Pemimpin Sombong

Paus Fransiskus menyàtakan Paskah Yesus Kristus adalah sejarah terbesar di dunia.

Editor: Lodie_Tombeg
catholicherald.co.uk
Paus Fransiskus pimpin misa 

TRIBUNMANADO.CO.ID, VATIKAN -
Paus Fransiskus menyàtakan Paskah Yesus Kristus adalah sejarah terbesar di dunia.

Paskah berarti membiarkan Yesus menang atas ketakutan pribadi dan memberi hidup untuk harapan, kreativitas dan kepedulian terhadap orang lain. 

Saat perayaan Jumat Agung, Bapa Suci sempat mengutuk para pemimpin dunia yang sombong hingga menyebabkan peperangan, penindasan kepada kaum yang lemah.

Pada malam Paskah, Fransiskus memberikan komuni kepada anggota Gereja yang baru dibaptis.

John Ogah pengemis dari Nigeria
John Ogah pengemis dari Nigeria (Kompas.com)

Ia membaptis delapan orang dewasa pada Malam Paskah, termasuk 'pahlawan migran' John Ogah.

"Benar-benar merayakan Paskah berarti membiarkan Yesus menang atas ketakutan pribadi dan memberi hidup untuk harapan, kreativitas dan kepedulian terhadap orang lain," kata Paus.

Paskah adalah "undangan untuk keluar dari rutinitas kita dan untuk memperbarui hidup kita, keputusan kita dan keberadaan kita," kata Paus di Basilika Santo Petrus.

“Apakah kita ingin berbagi dalam pesan kehidupan ini,” dia bertanya dalam khotbahnya, “atau apakah kita lebih suka hanya terus berdiri tanpa berkata-kata sebelum peristiwa yang terjadi?”

Selama liturgi, Paus Fransiskus membaptis delapan orang dewasa, yang berusia antara 28 dan 52 tahun.

Dikutip dari catholicherald.co.uk, Vatikan mengatakan Nathan Potter, yang lahir pada 1988 dan berasal dari Amerika Serikat, adalah salah satu dari delapan oràng yang dibaptis. 

Empat dari katekumen lain berasal dari Italia dan berasal dari Albania, Peru dan Nigeria.

John Ogah, dari Nigeria, sedang mengemis di Roma tahun lalu ketika seorang pencuri dengan seorang pengrajin berusaha merampok sebuah supermarket. 

Dia menahan pria itu sampai polisi tiba dan dijuluki sebagai "pahlawan migran" untuk tindakannya.

Paus Fransiskus membaptis John Ogah (tengah) dalam misa Malam Paskah di Basilika Santo Petrus, Sabtu (31/3/2018) di Vatikan.
Paus Fransiskus membaptis John Ogah (tengah) dalam misa Malam Paskah di Basilika Santo Petrus, Sabtu (31/3/2018) di Vatikan. (AFP/Andreas Solaro)

Paus Fransiskus juga mengkonfirmasi kedelapan dan memberi mereka komuni pertama mereka selama Misa.

Misa yang diguyur hujan malam itu, dimulai di atrium Basilika Santo Petrus dengan menyalakan api dan lilin Paskah. Sebagian besar lampu di basilika dimatikan, Paus Fransiskus dan para kardinal konselebasi, uskup dan imam mengikuti prosesi dalam kegelapan menuju altar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved