Rumah Susan Tinggal Puing
Susan mengatakan, kejadian serupa pernah ia alami 2002 lalu. Setelah 16 tahun berlalu, kejadian yang sama terulang
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Susan Susilowati mengais-ngais barang yang masih terpakai dari puing-puing rumahnya di Kelurahan Molas, Senin (19/3/2018).
Demikian pula Setiawan Kamu dan Daud Mokodompis lakukan. Dua pria itu membereskan rumah mereka.
Mereka merupakan korban terjangan air dan material lainnya pada Minggu (18/3/2018) malam. Rumah mereka luluh lantak akibat terjangan air tersebut.
Susan mengatakan, kejadian serupa pernah ia alami 2002 lalu.
Setelah 16 tahun berlalu, kejadian yang sama terulang. Padahal warga telah nyaman karena bertahun-tahun tak ada bencana.
Hujan deras Minggu malam itu memang mengkhawatirkan. Terlampau deras.
Susan dan warga lainnya telah was-was. Apa yang mereka takutkan akhirnya terjadi.
Air deras yang bercampur material tanah, batu dan pepohonan menghantam rumah mereka.
Tak hanya di Molas, hujan deras pada Minggu malam menyebabkan banjir di Kelurahan Tumumpa II, Lingkungan II.
Pemerintah Kelurahan mencatat ada 52 kepala keluarga dan 195 jiwa yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
"Kami sudah mendata semua warga dan hasil akhir menunjukkan ada 52 kepala keluarga yang jadi korban," ujar Suryani Labodu, Kepala Lingkungan II.
Tak hanya itu, banjir rupanya juga menggenangi beras sejahtera yang sudah ditampung dan siap disalurkan.
Hal ini menyulitkan pihaknya. Jangan sampai beras rusak ketika sampai ke warga.
"Rastra ini disimpan di Kantor Lurah Tumumpa," kata dia Laporan rastra ini segera sampai ke Dinas Sosial untuk segera mendapat penanganan.
Sementara di Kelurahan Bailang, Lingkungan II ada tujuh keluarga yang menjadi korban longsor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/susan_20180321_001432.jpg)