International Shaolin Show Manado
Cerita Shaolin Cilik Jago Kungfu: Gao Tianci Sering Rindukan Mama
Seorang biksu cilik dari Perguruan Shaolin Selatan, Putian, Provinsi Fujian, Tiongkok menyita perhatian
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Menurut Mr Li, pembelajaran dasar adalah hal utama dalam kungfu Shaolin. Dasar di sini adalah kuda-kuda.
Ibarat pohon harus kuat akarnya, begitupun seorang pendekar, harus kuat kuda-kudanya. Para pendekar Shaolin menghabiskan waktu bertahun tahun hanya untuk belajar kuda-kuda.
Dikatakannya, pembelajaran di Perguruan Shaolin tak melulu kungfu. Para murid juga dilatih pelajaran umum.
“Setelah lulus mereka bisa kuliah, kerja atau jadi biksu,” kata dia.
Ungkap dia, para murid Shaolin dilarang keras memakai ponsel saat sedang latihan atau belajar.
“Namun jika sedang santai bisa,” kata dia.
Diakuinya ada satu murid yang memakai kacamata.
Namun matanya itu baru minus satu. “Jadi tak apa-apa lepas kacamata,” ujar dia. (arthur rompis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/selfie_20180307_011154.jpg)