Jangan Ganti Jatah Tidur Malam ke Siang Hari, Berbahaya
Layaknya bom waktu, hal ini sewaktu-waktu meledak dan membahayakan kesehatan.
"Orang yang tidak tidur setidaknya tujuh jam dalam sehari, berisiko tinggi mengalami penyakit kronis seperti diabetes dan obesitas. Penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur dapat mengganggu tingkat hormon dan lonjakan gula darah serta nafsu makan," sambungnya.
Ia mengatakan tidak hanya tidur REM saja yang memberi manfaat untuk tubuh. Siklus tidur yang lain juga memiliki manfaat. Jika terjadi perubahan dalam tahap tidur, hal itu dapat berakibat pada sistem endokrin dan fungsi metabolik.
Meski beberapa orang merasa baik-baik saja saat kurang tidur, entah itu karena mengikuti pola tidur polyphasic atau lainnya, sebenarnya risiko-risiko negatif untuk tubuh terus menumpuk. Layaknya bom waktu, hal ini sewaktu-waktu meledak dan membahayakan kesehatan.
"Tidur itu bukan seperti menabung di tabungan. Anda tidak bisa tidur selama satu jam, lalu dua jam, dan menggabungkannya dengan tidur empat jam, kemudian Anda menganggap itu sudah tidur tujuh jam," ujarnya.
Avidan pun tak mengelak bahwa sudah sejak zaman dulu orang melakukan pola tidur polyphasic.
Dia menggaris bawahi, hal tersebut dilakukan kerena lebih berhubungan pada lingkungan bukan biologis.
"Itu mungkin terkait dengan kebutuhan lingkungan, seperti tidak ada AC dan kapan waktu yang nyaman untuk bekerja di lingkungan berburu dan pertanian," karanya.
Kebutuhan manusia untuk tidur normal minimal tujuh jam di malam hari pun telah dibuktikan oleh kesehatan orang-orang yang bekerja di malam hari.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang bekerja di malam hari cenderung memiliki banyak masalah kesehatan, seperti penyakit jantung dan umur yang lebih pendek daripada orang-orang yang bekerja di siang hari.
Berita Ini Telah Tayang di Kompas.Com dengan Judul “ Waspada, Balas Hutang Tidur Malam di Siang Hari Picu Banyak Penyakit”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-tidur-nyenyak_20180111_153748.jpg)