Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mafia di Italia Muncul pada Abad Ke-19 karena Harga Lemon, Kok Bisa?

Pada masa di mana hukum masih sangat lemah, para mafia ini melindungi petani lemon dari ‘predator’

net/uefa

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mafia di Sisilia, Italia, lahir pada abad ke-19. Awalnya karena kegilaan akan lemon.

Setidaknya begitulah menurut studi terbaru yang menyatakan bahwa kegilaan terhadap lemon tersebut memungkinkan mafia untuk memperkuat posisi mereka di masyarakat sebagai pelindung bisnis lokal.

Lonjakan permintaan terhadap lemon selama perang Napoleon terjadi setelah James Lind, dokter asal Skotlandia dan pelopor kebersihan bagi perwira angkatan laut, mengatakan bahwa buah asam itu bisa menyembuhkan skorbut.

Ini merupakan penyakit kekurangan vitamin C dengan gejala pendarahan pada gusi, kulit, dan usus, merasa lemah, nyeri sendi dan kekurangan darah.

Baca: Astaga, Pemain Napoli Dikabarkan Miliki Hubungan dengan Mafia Camorra

Para peneliti mengklaim bahwa mafia muncul pada lokasi-lokasi di mana produsen lemon menghasilkan keuntungan yang tinggi dari ekspor.

Pada masa di mana hukum masih sangat lemah, para mafia ini melindungi petani lemon dari ‘predator’ dan bertindak sebagai penengah antara produsen dan eksportir.

Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Queen's University Belfast ini menganalisis data dari penyelidikan parlemen di kota-kota Sisilia selama 1881-1886.

Dipublikasikan pada Journal of Economic History, studi ini melihat penyebab kejahatan di 143 kota di Sisilia dan menemukan fakta bahwa kehadiran mafia erat kaitannya dengan produksi lemon dan jeruk.

Baca: Saat Pilpres, Anies Baswedan Pernah Sebut Prabowo Didukung Kelompok Mafia

Selain itu, studi tersebut juga melihat adanya peningkatan lahan terfragmentasi setelah reformasi era Bourbon (1816-1860) menyediakan tempat ‘berkembang biak’ bagi para mafia.

Karena tingginya jumlah pemilik lahan, maka ada peningkatan kebutuhan untuk melindungi mereka.

Felia Allum, dosen sejarah dan politik Italia di University of Bath yang tidak terlibat dalam studi memaparkan: “Penelitian ini diuraikan dengan baik, koheren, dan menggunakan beberapa bukti empiris.

Berkebalikan dengan studi lainnya, para peneliti berusaha menjelaskan variasi lintas wilayah dalam kehadiran mafia di Sisilia. Ini sangat menarik.”

Baca: Aksi Mafia Dikecam Keras Paus Franciskus

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved