Lima Usulan Harga Batubara untuk Listrik
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) beserta pelaku usaha pertambangan batubara dan PT Perusahaan Listrik Negara.
Editor:
Lodie_Tombeg
Karena HBA terus meningkat, sepanjang 2017 PLN mengklaim pihaknya merugi hingga Rp 14 triliun. Hal itu, dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) yang diajukan ke Kementerian ESDM. Tarif listrik saat ini masih mengacu harga batubara US$ 60 per ton.
“Ketika harga jadi US$ 80 per ton, itulah yang menjadi dampak sampai rugi Rp 14 triliun,” terangnya.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono bilang, persoalan ini masih terus dibahas dan belum ada keputusan.
“Menunggu kesepakatan antara (Pengusaha dan PLN). Mereka nanti bicara dulu, nanti dirapatkan lagi,” tandasnya di Kantor Kementerian ESDM. *
Berita Terkait