Kisah Dokter Tigor Silaban yang Melegenda di Pedalaman Papua
Gizi buruk di Asmat adalah satu di antara tiga isu utama yang ingin disampaikan Zaadit kepada Jokowi saat itu.
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejak aksi Ketua BEM UI Zaadit Taqwa memberikan kartu kuning kepada Jokowi, publik banyak membincangkan dan mencari tahu kebenaran keadaan di Asmat, Papua.
Gizi buruk di Asmat adalah satu di antara tiga isu utama yang ingin disampaikan Zaadit kepada Jokowi saat itu.
Presiden Jokowi pun menanggapi aksi Zaadit.
Mantan Wali Kota Solo ini mengatakan akan mengirim BEM UI ke Asmat agar dapat melihat dan menyaksikan konidi yang ada di Kabupaten Asmat, Papua.
"Mungkin nanti, ya, mungkin nanti saya akan kirim semua ketua dan anggota di BEM untuk ke Asmat, dari UI, ya," kata Presiden Joko Widodo setelah menghadiri Haul Majemuk Masyayikh di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (3/2/2018), seperti dikutip Antara.
Karena isunya adalah gizi buruk, aspek kesehatan menjadi salah satu perbincangan.
Tak heran, postingan di media sosial mengungkapkan kiprah para dokter di sana dan bagaimana kondisi yang mereka hadapi sehari-hari.
Yang terbaru adalah surat terbuka dari dokter di Asmat, sebagaimana diberitakan TribunWow.com melansir akun @maklambeturah yang diunggah pada Senin (5/2/2018).
Selain gambaran kondisi di Asmat, isi surat tersebut juga mengritik sikap Zaadit Taqwa yang mengacungkan kartu kuning kepada Jokowi.
"Kendala terbesar lain yang ditemui di Papua adalah kondisi medan dan geografisnya. Lokasi untuk menjangkau masyarakat di kampung-kampung dan dusun sangat sulit sekali, dimana harus melewati gunung-lembah, melintasi laut, sungai bahkan rawa-rawa. Makanya kasus gizi buruk sendiri dipapua sebenarnya sudah dari dulu terjadi, bukan hanya pada saat era Pak Jokowi," isi surat terbuka tersebut sebagaimana dikutip dari akun @maklambetura, Senin (5/2/2018).
Masalah gizi buruk di Asmat, Papua, juga menyadarkan ingatan warganet pada sosok dokter Tigor Silaban.
Akun Twitter @Sahabat_Papua mengunggah foto Tigor Silaban bersama sejumlah warga Papua.
Sosok Tigor ini kemudaian perbincangkan banyak warganet.
"Beliau ini contoh dokter teladan yg tulus mengabdikan dirinya untuk masyarakat Papua," tulis @Sahabat_Papua.
Seperti sudah diberitakan TribunMedan.com, Senin (5/2/20180, Tigor sudah berusia 65 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tigor-silaban_20180205_191329.jpg)