Cerita Seorang Pendeta di Bolmong yang Menjeda Ibadah Saat Azan Terdengar
Enam bulan lalu saat ia baru pertama kali bertugas di GMIBM Imanuel Mopuya, ia terus melanjutkan ibadah saat azan.
Penulis: Finneke | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Pendeta B Wahani menghentikan khotbahnya sejenak, ketika azan salat isya menggema di Masjid Al Muhajirin, Mopuya, Dumoga Utara, Bolaang Mongondow.
Ibadah saat itu langsung hening.
Gema azan usai, ibadah di rumah jemaat yang tak jauh dari masjid itu pun berlanjut.
Enam bulan lalu saat ia baru pertama kali bertugas di GMIBM Imanuel Mopuya, ia terus melanjutkan ibadah saat azan.
Namun jemaat berbisik padanya. Ia pun tersadar, ia benar-benar berada di Mopuya, daerah dengan pluralisme yang begitu mengakar.
Sudah puluhan tahun, Wahani menjadi pendeta. Ia biasanya melayani di desa yang mayoritas Kristen.
Tapi di Mopuya, ia berada di tengah-tengah masyarakat Muslim dan Hindu. Bisa dikata, Wahani adalah pendatang baru di situ.
"Berhenti bukan karena terganggu, tapi toleransi. Azannya kan hanya beberapa menit. Saya sendiri terkesima dengan kebiasaan warga di sini," ujarnya Jumat (26/1/2018) saat ditemui di Pastori Gereja Masehi Injili Bolaang Mongondow Imanuel Mopuya.
Wahani yang memang tokoh agama wajib memberi contoh dan terus mengingatkan jemaatnya agar menjaga kerukunan dengan pemeluk agama lainnya. Hal ini yang telah dilakukan tokoh-tokoh agama sebelumnya.
"Dalam berbagai kesempatan, saya selipkan pesan untuk terus menjaga kerukunan di sini," ucapnya.
Seperti Wahani, Faisal juga terus berupaya menjaga kehidupan yang ia kagumi di Mopuya.
Sudah ada belasan kali Faisal menghabiskan malam Natal dan Tahun Baru di GMIBM Imanuel Mopuya.
Setiap 24 Desember, ia menyiapkan kondisinya agar bisa fit mengamankan malam Natal dengan pemuda masjid lainnya.
Jika tak benar-benar lelah, Faisal akan kembali ke gereja esok paginya, 25 Desember, untuk kembali berjaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/mopuya_20180130_153228.jpg)