Berusaha Melindungi Sang Bayi, wanita ini Tewas Diamuk Suami
Beberapa bagian tubuhnya terdapat luka menganga akibat benda tajam. Seperti di kepala bagian belakang, bahu, tangan dan perut.
Belum diketahui pemicu korban menghabisi istrinya itu.
Kepala Desa Balam Jaya Kecamatan Tambang, Abdullah tidak dapat menjelaskan kisah tragis yang menimpa warganya itu.
Cerita dari tetangga korban, menyebutkan bahwa AAA baru saja menunaikan Sholat Dzuhur, Selasa (12/9/2017).
Namun tetangga tidak mendengar suara cekcok pasangan suami istri itu dari dalam rumah mereka.
"Nggak ada kedengaran teriak-teriak," ungkap Abdullah, Rabu (13/9/2017) siang.
Tetangga mendadak heboh setelah korban lari keluar rumah dengan tubuh berlumur darah. Ibu malang itu meminta tolong.
Warga langsung memberi pertolongan dengan membalut luka pada tubuh korban.
Kemudian melarikan korban ke rumah sakit di Pekanbaru.
Namun nyawa korban tak terselamatkan setelah beberapa jam mendapat perawatan.
Abdullah mengatakan, setidaknya ada lima titik luka menganga pada jasad korban.
Tersebar di kepala bagian belakang, bahu, tangan dan perut.
Ini yang Diucapkan Sumarmi Sebelum Tewas Dibacok Suaminya
Sumarni masih sadarkan diri meski darah bercucur deras dari kuduk atau leher belakangnya.
Metta Kumara, seorang Guru SD Negeri 01 Balam Jaya, yang ikut mengantar ke rumah sakit, tak banyak mendengar cerita dari Sumarni sebelum wafat.
Sumarni bahkan tidak mengungkap pemicu kemarahan suaminya sehingga sampai membabi buta mengayunkan Parang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sumarni_20170914_191713.jpg)