Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berusaha Melindungi Sang Bayi, wanita ini Tewas Diamuk Suami

Beberapa bagian tubuhnya terdapat luka menganga akibat benda tajam. Seperti di kepala bagian belakang, bahu, tangan dan perut.

Editor:
Kolase/Facebook Andi Rusli
Sumarni 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah tragis yang dialami Sumarni membuat warga sekitar rumahnya di Desa Balam Jaya Kecamatan Tambang, diliputi rasa haru.

Cerita demi cerita di balik pembunuhan oleh suaminya, AAA, begitu pilu.

Seorang tetangga korban yang tak bersedia menyebutkan namanya, menduga, korban berupaya melindungi bayinya dari amukan sang suami.

Parang AAA nyaris mengenai bayi yang baru berusia sembilan bulan itu.

Saat pelaku mengamuk, korban sedang menggendong bayi itu.

"Bayi hampir kena bacok. Mungkin pas mengelaklah kena punggungnya (korban)," ujar Buyung dibenarkan warga lain.

Setelah kena bacok, bayi malang itu lepas dari pelukan korban.

Aza berhasil diselamatkan korban setelah lari dari rumah, tempat kejadian.

Korban lari dari rumah bersama bayi perempuannya dan Ilham, bocah laki-laki kakak Aza. AAA ditinggalkan seorang diri di rumah.

Sumarni, korban pembacokan oleh suaminya sendiri, AAA meninggal di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, Rabu (13/9/2017).

Ia sempat dilarikan warga kerumah sakit. Saat itu kondisinya kritis.

Beberapa bagian tubuhnya terdapat luka menganga akibat benda tajam. Seperti di kepala bagian belakang, bahu, tangan dan perut.

Warga Dusun Sri Jaya Desa Balam Jaya Kecamatan Tambang, Kampar yang melihat korban sempat memberikan pertolongan.

Mereka membalut luka korban setelah itu dibawa ke rumah sakit di Pekanbaru.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved