Oksam Kini Bisa Manfaatkan Limbah Kayu
Pengrajin kayu di Ternate Tanjung biasanya membuang limbah kayu. Kini mereka bisa memanfaatkanya sebagai bahan briket.
Oleh
Herry Langi
Dosen Politeknik Manado
Oksam Baramis, pengrajin kayu di Kelurahan Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil, Manado, biasanya membuang sisa kayu hasil olahannya.
Paling banter limbah tesebut menjadi cedok atau pekakas dapur lainnya. Kini, ia bisa memanfaatkan sisa-sisa kayu tersebut menjadi briket.
Tentu saja, selain bisa dipakai sebagai bahan bakar untuk memasak di rumahnya, briket tersebut bisa dijual untuk menambah pendapatannya tersebut.
Ya, Oksam merupakan satu di antara peserta yang mengikuti pelatihan pembuatan briket dari limbah kayu pada Juni hingga Agustus 2017.
Kegiatan ini digelar Tim Iptek bagi Masyarakat (IBM) Politeknik Manado.
Ketua Tim Pelaksana Marson James Budiman SST MT mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi para pengarajin kayu.
Selain itu juga masyarakat lainnya di daerah itu tentang pemanfaatan limbah kayu yang terbuang menjadi briket sebagai energi terbarukan.
“Kegiatan tersebut merupakan satu di antara bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat yang wajib dilakukan oleh dosen," kata Marson.
Anggota Tim Pelaksana Muchdar Patabo MT menambahkan, pelatihan tersebut berlangsung dengan baik. Pengrajin kayu dan peserta lainnya pada kegiatan ini antusias mengikuti pelatihan tersebut.
Pelatihan Komputer
Tak hanya di Manado, Tim IBM Politeknik Manado juga menggelar pelatihan di Desa Kayuuwi, Kawangkoan, Kabupaten Minahasa pada Juni-Agustus lalu.
Namun jenis kegiatan yang diketuai oleh Ir Stephy Walukoy MT dan anggota Venny Ponggawa MY ini berbeda.
Stephy dan Venny melatih pemuda agar dapat mengoperasikan, merakit computer, menginstalasi perangkat lunak serta memelihara dan memperbaiki komputer.
Hasil dari kegiatan ini yaitu dibentuknya kelompok usaha jasa di bidang komputer.
Stephy mengatakan, para pemuda di Kayuuwi juga menunjukkan antusiasme untuk belajar. “Kami berterima kasih karena mereka mendukung pelatihan tersebut,” kata dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pelatihan_20171213_224437.jpg)