Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Inilah 3 Alasan Kenapa Kamu Harus Tetap Makan Setelah Selesai Olahraga

Susan Besser, spesialis pengobatan keluarga, mengatakan bahwa menunda makan sebentar setelah berolahraga memang tidak akan banyak merugikan Anda.

Tayang:
Editor: Siti Nurjanah
Kompas
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selesai berolahraga pagi namun tidak sempat mencicipi sarapan?

Bila jadi kebiasaan, ini justru bisa menimbulkan masalah.

Victor Self, instruktur kebugaran di Flywheel Sports, mengatakan bahwa makan dalam kurun satu jam setelah olahraga adalah cara yang baik untuk memulihkan kondisi tubuh setelah beraktivitas dan mendapatkan energi kembali.

Susan Besser, spesialis pengobatan keluarga, mengatakan bahwa menunda makan sebentar setelah berolahraga memang tidak akan banyak merugikan Anda.

Tapi jika terbiasa melewatkannya, ini berpotensi menyebabkan turunnya kondisi kesehatan dan kemampuan olahraga Anda.

"Efek ini memang tidak terjadi secara langsung. Ini masalah kumulatif, jadi hanya melewatkan satu kali makan tidak akan berdampak langsung," ucapnya.

Tapi, jika Anda berolahraga di pagi hari khususnya dan kemudian tidak makan selama beberapa jam, tubuh Anda tidak memiliki cadangan energi untuk digunakan.

Ini berarti tubuh akan menunggu Anda mengisinya kembali dengan nutrisi yang diperlukan untuk mendapatkan kekuatan.

Jika menjadi kebiasaan, inilah yang terjadi jika Anda tidak makan setelah berolah raga dalam jangka waktu lama.

1. Gula darah rendah dan merasa pusing

Ilustrasi Infeksi Sinusitis (Chill Cryotherapy)
Ilustrasi Infeksi Sinusitis (Chill Cryotherapy) 

Susan Besser mengatakan jika kita berolahraga di pagi atau sore hari tanpa makan dan mengisi kembali energi setelahnya, "tubuh Anda akan menghemat energi".

Tubuh akan mengambil cadangan glikogen. Glikogen ini berfungsi untuk menjaga kestabilan gula darah dan akan terisi kembali saat kita makan.

Tapi, hal ini membutuhkan waktu, sehingga bisa terjadi perubahan pada metabolisme tubuh.

"Karena otak mencoba menghemat energi, ia terpaksa memperlambat beberapa fungsinya," kata Susan Besser.

Jika otak kehabisan gula, ia tidak bisa langsung menggantinya dengan sumber lain, jadi fungsinya menurun.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved