Sufism Marketing dan ‘Zaman Now’
Diskusi sore di kedai Coffee Shaad Sabtu itu memang membicarakan bagaimana menggabungkan sufisme dengan marketing.
Oleh
Syafril Parasana
Peminat Kopi dan Pegiat Literasi
DALAM buku New Wave Marketing, Hermawan Kartayaja, sang pakar Marketing, menyebutkan ada gelombang dalam dunia marketing.
Marketing yang dulunya bersifat vertikat kini telah berubah menjadi horizontal.
Dengan hadirnya dunia digital yang serba canggih dan mudah, kini kita telah memasuki era over informasi.
Dunia bisnis yang dulunya menjadikan pelanggan sebagai target, kini harus mengubah segmen tersebut.
Pelanggan harus menjadi teman dan dapat memberikan kritik dan saran untuk sebuah produk yang di berikan perusahaan.
Dunia marketing butuh sikap jujur dalam memasarkan suatu barang ataupun jasa kepada pelanggan.
Sebisa mungkin pelanggan mendapatkan servis yang baik dan memuaskan.
Diskusi sore di kedai Coffee Shaad, Sabtu (4 /11/2017), itu memang membicarakan bagaimana menggabungkan sufisme dengan marketing.
Suatu hal yang oleh sebagian orang sangat bertentangan, padahal dalam gelombang baru yang terjadi di dunia marketing.
Seharusnya kita mampu memadukan nilai–nilai kejujuran, keterbukaan, sopan dan beretika dalam menjalankan bisnis, ini sangat berkaitan erat dengan dunia sufisme
Dalam dunia Sufisme ajaran mengenai kasih sayang dalam memperlakukan sesama manusia sama di hadapan Sang Khalik.
Bagaiman kita setara dan tidak membedakan suku, ras, agama, dalam pergaulan sosial sehari-hari.
Andi MN Bongkang adalah pengusaha dan menjadi salah satu pemateri dalam diskusi sore itu di kedai Coffee Shaad.
Dia menjelaskan bahwa manusia sebaiknya harus mengikuti keimanannya, sehingga dapat melihat efek kasih sayang dan inayah tuhan dalam kehidupan.
Alangkah manisnya transaksi yang memiliki efek kasih.
Zaman ‘now’ saatnya bermarketing dengan tidak lagi memakai tipu-tipu untuk menjadikan pelanggan sebagai target yang terus-menerus kita ambil uangnya.
Melainkan, menjadikan pelanggan teman yang baik dalam berkolaborasi untuk kemajuan dalam berbisnis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/diskusi_20171130_003709.jpg)