Exploring Digital Media With UMN Jakarta
Kami boleh bertanya sepuasnya tentang kegiatan di kampus UMN dan bahkan melihat secara langsung bagaimana proses perkuliahan.
Oleh
Hanny Rawung, SS
UNIVERSITAS Multimedia Nusantara (UMN) Jakarta mengundang beberapa sekolah yang bekerja sama untuk menghadiri seminar dengan tema Exploring Digital Media With UMN.
Kegiatan ini dilaksanakan di kampus UMN bersamaan dengan perayaan 10 tahun lahirnya UMN serta syukur atas terakreditasi semua fakultas dengan nilai A.
Adapun seminar ini menghadirkan keynote speaker Kapolri, Menteri Komunikasi dan Informatika, Direktur ISACA, Wakil Presiden Direktur BCA dan CEO Tokopedia.
Seminar ini dilaksanakan pada Selasa, 21 November 2017.
Kami berada di Kampus UMN sejak tanggal 20-22 November 2017. Peserta berasal dari 100 SMA yang ada di seluruh Indonesia. Dari Aceh sampai dengan Jayapura.
Dari Provinsi Sulawesi Utara ada SMA Katolik Rex Mundi Manado, SMA Lokon St Nicolaus Tomohon, SMA Kr Eben Haezar Manado, SMA Negeri 1 Manado, MIS, SMA Kr 2 Tomohon.
Kegiatan dibuka pada hari Senin, tanggal 20 November 2017 dan diawali pertunjukkan tarian dari mahasiswa UMN yaitu tarian dari suku Dayak.
Dilanjutkan dengan Sambutan sekaligus ucapan selamat datang oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Ibu Hira Meidia PHD.
Selesai sambutan kami diantar oleh mahasiswa UMN dalam acara Campus Visit.
Kami boleh bertanya sepuasnya tentang kegiatan di kampus UMN dan bahkan melihat secara langsung bagaimana proses perkuliahan yang dilaksanakan di seluruh fakultas.
Fakultas yang ada di UMN rata-rata fakultas unggulan karena menjawab semua kebutuhan dunia modern yang serba digital sekarang ini.
Di antaranya, Fakultas Teknik dan Informatika, Fakultas Bisnis, Fakultas Seni dan Desain dan Fakultas D3 Perhotelan.
Informasi yang kami terima, semua fakultas sudah terakreditasi A kecuali D3 Perhotelan karena baru tahun ini dibuka.
Dalam jangka waktu 10 tahun saja, UMN sudah memperoleh akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Kemenristek Dikti.
Sebuah pencapaian yang sangat luar biasa dari seluruh civitas akademika UMN.
Selasa, tanggal 21 November 2017 adalah puncak acara yaitu seminar. Tampil perdana untuk memberikan sambutan adalah Rektor UMN Dr Ninok Leksono.
Dalam sambutannya Bapak Rektor berbicara tentang kilas balik satu dekade UMN dalam usaha menjawab kebutuhan bangsa Indonesia di bidang Teknologi Informasi.
Pembicara pertama yakni dari Kapolri yang diwakili oleh Kombes Polisi Dra Sri Suari MSi.
Beliau memaparkan dengan sangat mendetail tentang bagaimana memperkuat keamanan cyber
nasional.
Disebutkan juga bahwa negara kita sering mendapat gangguan keamanan melalui dunia cyber baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
UMN menangkap kegelisahan bangsa ini dengan mendirikan universitas yang berbasis Teknologi Informasi Komunikasi.
Selesai pemaparan dari Kapolri dilanjutkan dengan pembicara yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh audience yaitu Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara.
Gedung Teater PK. Ojong Jakob Oetama hampir tidak bisa menampung seluruh peserta seminar karena peserta membludak.
Menteri dengan penuh energik membawakan materi yang berkaitan dengan Cyber Crime Security.
Beliau memaparkan bahwa saat ini Indonesia pada Global Cyber Sekurity indexnya berada pada peringkat 70, sedangkan diperingkat pertama diduduki oleh Singapura.
Untuk jumlah serangan cyber dari bulan Januari – Juli 2017 di Indonesia termasuk sangat banyak yakni 177,3 juta serangan (836,2 ribu) serangan per hari.
Di akhir materinya Bapak Menteri memberikan kesempatan kepada seluruh peserta seminar untuk bertanya.
Salah satu pertanyaan menyinggung tentang semua kartu prabayar harus didaftarkan sebelum diblokir. Caranya mudah, hanya mengirim sms No. KTP dan No. NIK.
Kegiatan dalam rangka perayaan 10 tahun UMN ini sungguh-sungguh membawa manfaat yang luar biasa untuk dunia pendidikan di Indonesia.
Kita jangan ketinggalan dengan negara lain dalam hal penguasaan teknologi sehingga boleh bersaing di tingkat global.
