Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kanker Paru-paru, Apakah Semua Perokok Terkena Penyakit ini ? Begini Jawaban Dokter

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, pada tahun 2015 terdapat hampir 1,7 juta orang yang didiagnosis mengidap kanker paru.

Editor:
Kolase Tribun Manado
Rokok 

Kalau jumlahnya sedikit, tubuh masih bisa memperbaikinya.

“Kalau ada yang slip, dia menjadi tidak normal, yaitu bibit-bibit kanker. Tapi tidak segampang itu menjadi kanker. Ada mekanisme tubuh sendiri untuk menghilangkan yang tidak normal tadi. Maka tidak

semua orang terkena kanker,” kata Elisna.

Meski demikian, potensi tumbuhnya kanker paru meningkat bagi para perokok.

Merokok bahkan menyumbangkan 80 persen risiko, dan pada perempuan pengidap kanker paru, 55 persen di antaranya merupakan perokok aktif.

Menurut Elisna, setiap hari perokok mengiritasi dengan intensitas tinggi yang menyebabkan perubahan jaringan dan sel di saluran pernafasan. Hal ini memicu terjadinya sel kanker paru.

Elisna menyebutkan, perokok salah mengartikan rendahnya kandungan nikotin (pada rokok).

Ketika melihat label tersebut, perokok cenderung merasa lebih aman dari penyakit dan mengonsumsi lebih banyak rokok.

Nyatanya, nikotin hanya salah satu zat karsinogen yang memicu terjadinya kanker paru.

“Nikotin itu lebih dominan kepada adiksi atau kecanduannya. Semakin lemah kadar yang diberikan, orang yang ketagihan jadi cenderung merokok lebih banyak. Akibatnya iritasinya lebih banyak, dan risikonya lebih tinggi,” kata Elisna.

Jika Anda memutuskan berhenti merokok setelah membaca berita ini, itu akan lebih baik.

Namun, tidak ada jaminan Anda akan bebas dari kanker paru.

Menurut Elisna, butuh waktu 15 tahun setelah berhenti merokok agar kondisi paru sama dengan orang yang tidak merokok.

“Bukan baru semingguan berhenti merokok risikonya turun. Selama 15 tahun enggak terjadi kanker, selamatlah. (Dia bisa) dianggap sama dengan orang yang tidak pernah merokok,” kata Elisna.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved