5 Pejabat Pemprov Sulut ini Pernah Rasakan Kerasnya Pertarungan di Pilkada
Pemprov Sulut merupakan satu di antara 'lumbung' pemasok calon kepala daerah. Ada berhasil, Ada yang gagal.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
Pilkada ini harus masuk sampai putaran kedua, namun perlawanan AGK-FER kandas sehingga gagal jadi Bupati Minsel.
3. Herry Rotinsulu Kadis Kehutanan Sulut - Pilkada Minut 2010
Herry Rotinsulu pernah juga mencicipi kerasnya pertarungan Pilkada. Ia maju berpasangan dengan Manuel Pasulatan pada Pilkada Minut 2010.
Hasilnya pasangan Sompie Singal-Yulisa Baramuli yang keluar sebagai pemenang. Sementara Rotinsulu-Pasultan berada pada urutan buncit.
4. Hironimus R Makagansa - Mantan Kepala Dinas Pendidikan Sulut - Pilkada Sangihe 2010
H R Makagansa masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulut ketika bertarung di Pilkada Sangihe 2010.
HR Makagansa berpasangan dengan Jabes Gaghana diusung PDIP menghadapi pasangan Golkar yakni petahana Winsulangi Salindeho.
Pasangan Makagansa-Gaghana pun memenangi pertarungan itu.namun pada Pilkada 2015, kedua pasangan ini pecah kongsi. Keduanya bertarung, hasilnya dimenangkan Gaghana.
5. Djouhari Kansil - Mantan Kadis Pendidikan Sulut
Djouhari Kansil masih menjabat Kepala Dinas Pendidikan Sulut ketika dipinang Sinyo Harry Sarundajang untuk maju dalam Pilkada Sulut.
Keputusan itu cukup mengejutkan, SHS sebagai petahana menggandeng seorang birokrat asal Nusa Utara.
Pasangan ini memenangkan Pilkada. Hal ini kemudian menjadi konsep kepemimpinan mewakili daerah disebut golden triangle. gubernur dari Minahasa, Wakil Gubernur dari Nusa Utara dan Sekprov dari Bolmong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/djouhari-kansil-hr-makagansa-roy-roring_20171030_160358.jpg)