5 Pejabat Pemprov Sulut ini Pernah Rasakan Kerasnya Pertarungan di Pilkada
Pemprov Sulut merupakan satu di antara 'lumbung' pemasok calon kepala daerah. Ada berhasil, Ada yang gagal.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bukan panggung milik para politisi saja. Aparat Sipil Negara (ASN) kerap mewarnai pertarungan di Pilkada.
Pemprov Sulut merupakan satu di antara 'lumbung' pemasok calon kepala daerah.
Terbaru, John Palandung Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra berniat maju sebagai calon Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) 2018 mendatang. Namun Palandung bukan yang pertama.
Sejumlah pejabat eselon II Pemprov Sulut pernah mencicipi kerasnya pertarungan Pilkada.
Dua di antaranya pernah berhasil, tiga di antaranya gagal.
1. Roy Octavianus Roring (ROR), Assisten II Provinsi Sulut - Pilkada Minahasa 2007
ROR menjabat Kepala Balai Sumber Daya Air ketika maju sebagai Calon Bupati Minahasa tahun 2007.
ROR diusung oleh PDIP berpasangan dengan Steven Kandouw yang kini menjabat Gubernur Sulut.
ROR-SK menghadapi calon petahana Stevanus Vreeke Runtu-Jantje Wowiling Sajouw.
ROR pun harus mengakui keunggulan pasangan yang diusung Partai Golkar itu.
Berikut daftar pejabat Pemprov Sulut pernah mencicipi panggung Pilkada
2. Asiano Gemmy Kawatu (AGK) Kepala Dinas Pendidikan Sulut - Pilkada Minahasa Selatan 2010
AGK diusung gabungan partai politik maju berdampingan dengan Felly Estelita Runtuwene Anggota DPRD Sulut.
AGK-FER menghadapi pasangan Cristiana Eugenia Paruntu-Sonny Tandayu yang diusung Partai Golkar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/djouhari-kansil-hr-makagansa-roy-roring_20171030_160358.jpg)