Jokowi Bentak Kepala Daerah, Lomban Tenang Tenang Saja
Dalam pertemuan dengan semua kepala daerah di Indonesia beberapa hari lalu, Presiden Jokowi meminta agar izin investasi
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG- Dalam pertemuan dengan semua kepala daerah di Indonesia beberapa hari lalu, Presiden Jokowi meminta agar izin investasi dapat langsung diberikan pada investor.
"Langsung diberikan, nanti izin lainnya belakangan saja," kata Jokowi.
Jokowi kesal karena investasi mandek gara gara rumitnya birokrasi.Umumnya kepala daerah nampak tegang.
Hanya satu yang tersenyum.
Dia adalah Walikota Bitung Max Lomban."Sebelum pak Presiden perintah, kami sudah terapkan," kata dia.
Dikatakan Lomban, Pemko telah menerapkan kebijakan memudahkan investasi dengan cara memberi izin prinsip pada investor.
"Sebelumnya harus urus amdal dulu, lalu HO dan lainnya sebelum izin prinsip keluar, kini sebaliknya, izin prinsip keluar, izin lainnya nanti diurus setelah itu," kata dia.
Lomban mengakui pola pengurusan izin selama ini memperlama investasi.
Ia beroleh sendiri pengalaman itu kala berjumpa almarhum DL Sitorus beberapa waktu lalu.
"Saya tanya kenapa tidak investasi hotel di Bitung, pak sitorus jawab, lho sudah tapi izinnya tak keluar, saya terkejut, lantas saya perintahkan percepat saja," ujar dia.
Momen lainnya Lomban "mendahului" Jokowi adalah saat ia menerapkan tiga prioritas pembangunan Bitung yakni pendidikan, kesehatan serta infrastruktur.
Jokowi berang kepada kepala daerah karena terlalu banyak program prioritas hingga tak fokus.
"Jangan sampai 15 program, atau 11 program, cukup 3 atau 5 saja," kata dia. (art)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/lomban_20171026_210149.jpg)