Jumat, 8 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KONSERVASI

TERANCAM PUNAH - Kelangsungan Hidup Owa Jawa Makin Terancam, Ini Penyebabnya

Owa jawa (Hylobates moloch) merupakan salah satu satwa langka dan dilindungi dengan status konservasinya terancam punah

Tayang:
Editor:
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Seekor owa jawa (Hylobates moloch) bernama Ucup (delapan tahun) berada di dalam kandang sebelum dilepasliarkan di Kawasan Cagar Alam Gunung Tilu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/10). Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat bekerja sama dengan The Aspinal Foundation Indonesia Program melepasliarkan dua pasang Owa Jawa yaitu, dua Owa jantan bernama Ucup dan Iwa (tiga tahun) serta dua betina Desi (enam tahun) dan Amoy (2,5 tahun). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/kye/17 

Kedua owa jawa yang berbeda jenis kelamin tersebut telah berpasangan selama berada di kandang rehabilitasi, maupun di kandang habituasi," jelas Sustyo.

Dua ekor owa jawa lainnya, sambung dia, dilepasliarkan di Blok Cikahuripan, masing-masing bernama Iwa (jantan berumur 3 tahun) dan Amoy (betina berumur 2,5 tahun).

Kedua ekor owa jawa tersebut telah menjalani proses rehabilitasi selama 1 tahun dan telah berada di kandang habituasi selama 2 bulan.

"Dua pasang owa jawa dilepasliarkan setelah evaluasi dan monitoring yang dilakukan The Aspinall Foundation, baik di kandang rehabilitasi maupun di kandang habituasi menunjukkan bahwa keempat ekor owa jawa tersebut sudah layak dilepasliarkan," tuturnya.

Sustyo mengharapkan peran serta masyarakat dalam upaya penyelamatan dan pelestarian satwa jenis primata yang terkenal setia pada pasangan di habitat aslinya itu.

Untuk itu bagi yang memelihara owa jawa dapat menyerahkannya secara sukarela kepada petugas BBKSDA Jabar. Satwa tersebut akan menjalankan rehabilitasi yang selanjutnya dilepasliarkan di habitat alaminya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved